DetikNews
Kamis 21 September 2017, 17:51 WIB

Berebut Air Cucian Kelambu Makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Berebut Air Cucian Kelambu Makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus Warga memperebutkan air yang bekas digunakan untuk mencuci kelambu makam Pangeran Samudro. Foto: Bayu Ardi Isnanto
Sragen - Memperingati tahun baru Jawa atau 1 Suro, masyarakat beramai-ramai mengunjungi Gunung Kemukus hari ini. Mereka memperebutkan air yang bekas digunakan untuk mencuci kelambu makam Pangeran Samudro.

Para pengunjung berdatangan dari berbagai daerah, mulai dari warga sekitar, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta hingga Sumatra. Rata-rata mereka berniat mencari berkah melalui air tersebut.

Ritual dimulai dengan mengarak kelambu, kain mori atau kain kafan, air kembang dan sesaji, Kamis (21/9/2017). Berjalan dari makam, rombongan arak-arakan menuju Kedung Uter yang berjarak sekitar 500 meter.
Pengunjung percaya air bekas cucian kelambu makam Pangeran Samudro membawa berkah.Pengunjung percaya air bekas cucian kelambu makam Pangeran Samudro membawa berkah. Foto: Bayu Ardi Isnanto
Sesampainya di kedung, petugas mulai melaksanakan prosesi mencuci kelambu. Warga pun bersiap-siap untuk mendapatkan air bekas cucian itu.

Selesai mencuci, warga langsung berlari ke arah air kelambu. Beberapa di antara mereka memasukkan air ke dalam botol dan jeriken. Ada pula yang meminumnya ataupun mengusapkan ke wajah dan badannya.

Kelambu yang sudah bersih, kemudian disobek kecil-kecil dan dibagikan kepada warga. Petugas lalu memasangkan kelambu yang baru pada makam Pangeran Samudro.

Sumiyati, warga Jakarta, mengaku datang ke lokasi tersebut untuk mencari berkah. Dia berkeinginan warung makanannya laris.

"Baru sekali ke sini, dikasih tahu teman katanya manjur. Semoga warung saya makin laris," ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan olahraga (Dispora) Sragen, Suwandi, menyampaikan kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin. Tujuannya tidak lain untuk melestarikan budaya leluhur.

"Dengan diadakan acara seperti ini kan makam Pangeran Samudro bisa rutin dibersihkan. Wisatawan juga akan semakin banyak," ucap dia.
(sip/sip)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed