DetikNews
Rabu 20 September 2017, 17:01 WIB

Menteri Susi Ganti Cantrang Nelayan dengan Alat Ramah Lingkungan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Menteri Susi Ganti Cantrang Nelayan dengan Alat Ramah Lingkungan Menteri Susi menemui nelayan di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya
Semarang - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan di Jawa Tengah hari ini. Dalam kesempatan ini Menteri Susi juga memusnahkan cantrang yang sebelumnya dipakai nelayan.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Kota Semarang. Sesampainya di lokasi acara, Susi yang didampingi Dirjen Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo langsung menyapa para nelayan yang memakai kaos seragam merah muda.

Bantuan yang diserahkan yaitu 690 paket bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan berbagai tipe untuk sejumlah daerah. Selain itu juga dilakukan simbolis penyerahan klaim asuransi nelayan dengan total mencapai Rp 1,2 miliar.
Menteri Susi memusnahkan cantrang milik nelayan di Semarang.Menteri Susi memusnahkan cantrang milik nelayan di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya
"Sesuai dengan rencana kita pengalihan cantrang ke alat ramah lingkungan selesai akhir 2017 ini. Kita mulai bagikan alat tangkap pengganti ke nelayan," kata Susi usai acara, Rabu (20/9/2017).

Alat tangkap ikan ramah lingkungan yang diberikan terdiri dari beberapa jenis, antara lain tipe Gill Net yang berbentuk jaring dengan lubang lebih besar dari cantrang agar ikan kecil tidak tertangkap, selain itu Gill Net mengapung dan tidak sampai dasar. Ada juga tipe Bubu Lipat Ikan seperti jebakan berbentuk persegi untuk ikan ukuran sedang.

Susi menjelaskan bantuan diberikan untuk nelayan dengan kapal dibawah 10 GT. Target penyelesaian penyerahan bantuan kepada 7.250 nelayan sampai 31 Desember 2017 dan kini sudah 30% prosesnya.

"Sudah 30% dari total 7.250. Yang sudah dikasih baru 2.000-an," tandas Susi.
Menteri Susi bersama nelayan di Jawa Tengah.Menteri Susi bersama nelayan di Jawa Tengah. Foto: Angling Adhitya Purbaya
Menteri Susi juga sempat menjelaskan kepada para nelayan soal keuntungan alat tangkap ikan ramah lingkungan yaitu tangkapan yang semakin besar. Ia juga menghimbau para nelayan Pantura berani ke laut Aru dan Natuna untuk tangkapan besar.

"Tahun kemarin ada nahkoda dari Jepara datang ke kantor ibu (saya). Niatnya ganti alat tangkap, sekarang penghasilannya 80 ton dari laut Aru, sebulan. Ikannya ikan mahal," ujar Susi dalam bahasa jawa.

Agar nelayan bisa sampai ke laut Aru atau Natuna, Susi juga siap memberikan bantuan kapal asalkan dibentuk koperasi dengan anggota minimal 50 nelayan. Ia pun berharap agar ikan-ikan kecil seperti Rucah tidak diambil agar ikan-ikan besar datang.

"Pelarangan (cantrang) bukan untuk menghentikan mata pencaharian, tapi untuk mengalihken. Kan bukan melarang (melaut) sama sekali," tegasnya.

Usai acara penyerahan bantuan, Menteri Susi dan para pejabat melakukan simbolis pemusnahan cantrang. Susi memegang gunting besar dan memotong cantrang yang dibentangkan.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed