DetikNews
Selasa 19 September 2017, 18:12 WIB

Pabrik Pil PCC di Purwokerto Berkedok Kios Air Minum Isi Ulang

Arbi Anugrah - detikNews
Pabrik Pil PCC di Purwokerto Berkedok Kios Air Minum Isi Ulang Penggerebekan pabrik pil PCC di Purwokerto. Foto: Arbi Anugrah
Purwokerto - Polisi menggerebek pabrik pil PCC di Purwokerto. Pabrik ini berkedok kios air minum isi ulang yang berada di sebuah ruko di pinggir jalan.

Ruko ini terletak di Jalan Raya Baturraden RT2/1 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Purwokerto Utara

"Untuk mengelabui mereka berpura-pura sebagai tempat penjualan air minum isi ulang," kata Wadir Ditipid Bareskrim Mabes Polri Kombes John Turman Panjaitan di lokasi penggerebekan, Selasa (19/9/2017).
Penggerebekan pabrik pil PCC di Purwokerto.Penggerebekan pabrik pil PCC di Purwokerto. Foto: Arbi Anugrah
Karyawan toko komputer yang berada di sebelah ruko tersebut, Aji menambahkan jika ruko tersebut selalu tertutup. Aktivitasnya hanya terlihat pada saat waktu petang hari.

"Kalau habis Maghrib kita pulang, mereka baru pada datang. Ada sekitar 10 orang (yang terlihat)," kata Aji kepada wartawan.
Alat produksi pil PCC di pabrik yang digerebek polisi di Purwokerto. Alat produksi pil PCC di pabrik yang digerebek polisi di Purwokerto. Foto: Arbi Anugrah
Dia menjelaskan, orang-orang yang ada di ruko tersebut hampir semuanya tertutup. Jika dirinya sedang menginap di ruko, hampir setiap malam mendengar suara orang seperti tengah menumbuk.

"Kalau malam itu sekitar pukul 21.00 WIB sering dengar suara dak dik dak duk seperti orang menumbuk. Biasanya sampai pukul 02.00 WIB," ucapnya.

Kemudian jika ada orang datang atau ada mobil box hendak masuk ke ruko tersebut, biasanya mereka tidak membuka semua pintunya.

"Yang saya tahu air isi ulang itu baru sekitar 2-3 bulan," jelasnya.

Sedangkan menurut Patmo Basuki, Ketua RT 2/1 mengatakan jika ruko tersebut selalu tertutup meskipun terdapat mesin air isi ulang di ruko tersebut.

"Di sini sudah 6 bulan. Ini rumah kosong tidak terbuka kalau saya tahu kontrak di sebelah. Karena sedang di rehab pindah ke sini. Saya tahunya ini kosong," katanya.
Penggerebekan pabrik pil PCC di Purwokerto.Penggerebekan pabrik pil PCC di Purwokerto. Foto: Arbi Anugrah

Dia menjelaskan, jika sedang tutup biasanya selalu bilang jika bahan bakunya sedang habis jadinya tutup. Di ruko tersebut setiap karyawannya selalu berjaga bergantian. Namun saat ditanya usaha pemilik ruko tersebut, Patmo menjelaskan jika ruko tersebut selalu kosong.

"Kalau tutup katanya bahan baku (air isi ulang) sedang habis. biasanya shift-shift-an," ungkapnya.
(arb/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed