Sakit hati, Seorang Dukun Dibacok Pemuda Hingga Tewas

Sakit hati, Seorang Dukun Dibacok Pemuda Hingga Tewas

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 19 Sep 2017 17:27 WIB
Sakit hati, Seorang Dukun Dibacok Pemuda Hingga Tewas
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pekalongan - Seorang pemuda di Pekalongan membacok seorang dukun hingga tewas. Diduga pelaku sakit hati dan karena ayahnya sakit tidak kunjung sembuh. pelaku menganggap ayahnya sakit akibat kena guna-guna dukun tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Desa Tembelangunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/9/2017). Pelaku bernama Eko. Korban bernama Sugeng (55) warga Dusun Petungkon RT 02/RW 02 yang masih bertetangga.

Korban yang dikenal sebagai seorang dukun atau tabib ini, tewas di dalam rumahnya sendiri dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Seusai menganiaya pelaku melarikan diri dan sampai saat belum tertangkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Motif penganiayaan belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara karena sakit hati ayahnya sakit tidak kunjung sembuh. Korban dituduh yang mengakibatkan ayah pelaku sakit.

Berdasarkan keterangan istri korban, Kalipah (45), sekitar pukul 08.30 WIB mendatangi rumah korban. Pelaku membawa golok kemudian masuk kamar dan menganiaya korban hingga luka-luka.

"Saya lagi duduk. Dia (pelaku) masuk rumah sambil bawa golok. Sebelumnya tidak pernah punya masalah. Sama orangtuanya juga gak pernah apalagi sama anaknya (pelaku)," kata Kalipah.

Saat kejadian, Kalipah sendiri tidak bisa berbuat banyak, karena merasa takut. Dirinya hanya berteriak minta tolong kepada tetangga. Korban meninggal dunia di rumahnya dengan luka parah.

"Saya hanya mendengar gaduhnya. Saya lihat sudah berlumuran darah," kata Ina (30), tetangga korban.

Pelaku langsung kabur meninggalkan rumah korban. Eko kemudian membawa serta kedua orangtuanya untuk turut kabur masuk ke hutan pinus.

Aparat Polres Pekalongan sampai saat ini masih melakukan pengejaran. Tersangka atau pelaku mengajak kedua orangtuanya untuk lari ke hutan.

"Sampai saat ini, kita hanya menemukan ayah tersangka yang ditemukan di dalam hutan. Sedangan ibu tersangka diamankan oleh petugas Polsek Paninggaran yang saat itu berada di rumah saudaranya di Gunungsurat wilayah Lebakbarang," kata Kapolsek Lebakbarang AKP Slamet Mardiyanto.

Menurut Slamet pelaku belum tertangkap Polres Pekalogan masih melakukan pengejaran dengan melibatkan polsek terdekat.

"Ada informasi sementara bapaknya sakit tidak kunjung sembuh. Dia (tersangka) menduga yang membuat sakit itu adalah korban, sehingga terjadi penganiayaan," pungkas Slamet Mardiyanto. (bgs/bgs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini