DetikNews
Kamis 14 September 2017, 17:47 WIB

Siswi di Bantul Meninggal Bukan Karena Vaksin MR Tapi Leukemia

Usman Hadi - detikNews
Siswi di Bantul Meninggal Bukan Karena Vaksin MR Tapi Leukemia Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Seorang siswi di Kabupaten Bantul, Nana Puspita Sari (14) meninggal beberapa waktu lalu setelah menjalani imunisasi MR di sekolahnya. Namun pemerintah menyatakan Nana meninggal bukan karena vaksin MR, melainkan karena kanker darah yang dideritanya.

"Kami menyimpulkan itu tidak berhubungan dengan vaksin MR. Siswi tersebut menderita kanker darah akut," jelas Ketua Komite Daerah Pengkajian Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, dr Mei Neni Sitaresmi, SpA(k), Ph.D dalam konferensi pers di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (14/9/2017).

Dia mengatakan kesimpulan tersebut mengacu analisis dan bukti-bukti yang dimiliki petugas. Karena setelah mendapat kabar meninggalnya Nana, pihaknya langsung melakukan klarifikasi. Salah satunya dengan mengumpulkan pihak-pihak yang terlibat menangani Nana, baik saat imunisasi di sekolah maupun saat Nana dirawat.

"Kami kumpulan dokter yang menangani, petugas puskesmas yang menerima pertama kali (setelah Nana jatuh sakit), kemudian rumah sakit rujukan pertama kali, termasuk pihak RS Bhatesda, kami hadirkan. Kami kumpulkan semua, termasuk kami kumpulkan data, terus kami diskusikan," paparnya.

Hasilnya Nana dinyatakan menderita kanker darah atau leukemia. Walaupun menderita leukemia akut, Nana sebelum diimunisasi mengaku ke petugas sehat-sehat saja. Oleh sebab itu kemudian petugas melakukan imunisasi MR kepada Nana.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg Pembayun Setyaningastutie menegaskan, pelaksanaan imunisasi MR di wilayah DIY sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditentukan pemerintah. Termasuk pelaksanaan imunisasi MR di sekolah tempat Nana belajar.

"SOP (imunisasi MR) sudah dilakukan, sudah dilaksanakan," tegasnya.

Sementara dokter yang menangani Nana saat dirawat di RS Bethesda, dr Sri Mulatsih menerangkan, kondisi Nana sesampainya di RS Bethesda hemoglobin dan trombositnya sangat rendah. Dengan kondisi seperti itu Nana bisa disimpulkan mengalami kanker darah akut.

"Kami juga sudah menjelaskan kepada orangtuanya, bahwa siswi tersebut meninggal karena kanker darah atau leukemia. Mereka juga sudah bisa menerima, karena yang kami sampaikan berdasarkan bukti-bukti medis yang ada," pungkasnya.




(bgs/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed