DetikNews
Kamis 14 September 2017, 09:48 WIB

Fakta Mengejutkan yang Terungkap di Pembunuhan Pasutri dalam Bedcover

Sukma Indah Permana - detikNews
Fakta Mengejutkan yang Terungkap di Pembunuhan Pasutri dalam Bedcover Rumah duka Husni dan Zakiah di Pekalongan. Foto: Robby Bernardi-detikcom
Yogyakarta - Pasangan suami istri Husni Zakarsih dan Zakiah Husni meregang nyawa di tangan para mantan karyawannya sendiri. Sejumlah fakta-fakta mengejutkan terungkap dari kasus ini.

Berawal dari penemuan mayat tanpa identitas di Sungai Klawing, Purbalingga pada Senin (11/9) pagi, polisi bergerak cepat mengungkap pembunuhan brutal keduanya.

Dari identifikasi pada dua mayat tersebut, Polres Purbalingga menyampaikan identitas Husni dan Zakiah. Keduanya merupakan warga Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Mayat ditemukan di Sungai Klawing, Purbalingga. Mayat ditemukan di Sungai Klawing, Purbalingga. Foto: Dok. Polsek Bobotsari
Polda Metro Jaya kemudian melakukan olah TKP pada hari yang sama di rumah pasangan pengusaha ini yang beralamat di Jalan Pengairan No 21 RT 11RW 6 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dari TKP terungkap banyak fakta dan keterangan saksi. Beberapa di antaranya adalah bercak darah di rumah tersebut dan banyaknya harta benda korban yang raib. Mulai dari cincin akik, jam tangan mewah, sertifikat tanah, dan mobil milik korban digasak pelaku.
TKP pembunuhan Husni dan Zakiah di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. TKP pembunuhan Husni dan Zakiah di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Foto: Dwi Andayani/detikcom
Ditambah dengan keterangan saksi yang mendengar keributan pada malam sebelumnya, polisi mulai mengidentifikasi identitas pelaku.

Berbekal bukti dan keterangan saksi, polisi menangkap para pelaku di Grobogan pada Selasa (12/9) malam. Tiga orang pelaku ditangkap saat sedang karaoke di sebuah hotel sambil mabuk-mabukan.

Tiga orang pelaku yaitu Ahmad Zulkifli, E Kuswara (33) , Sutarto (46). Ketiganya merupakan mantan karyawan Husni. Bahkan dua di antaranya yakni Ahmad Zulkifli dan Sutarto sudah bekerja pada Husni selama puluhan tahun.

Zulkifli yang juga merupakan mantan sopir korban akhirnya diketahui sebagai otak pembunuhan sadis ini.
Pembunuh Husni dan Zakiah.Pembunuh Husni dan Zakiah. Foto: Angling Adhitya Purbaya
Kepada polisi para pelaku mengaku dendam dan sakit hati karena tak diberi pesangon saat pabrik garmen milik Husni tutup pada sebelum Lebaran lalu. Awalnya mereka mengaku berniat datang ke rumah Husni untuk menagih pesangon. Namun saat beraksi mereka telah berbekal tongkat besi, tali dan lakban.

Nyatanya, begitu Zakiah yang malam tersebut membukakan pintu langsung diserang dan dibunuh dengan sadis. Husni yang baru datang sekitar 30 menit kemudian juga langsung dihabisi tanpa ampun.

Mayat kaduanya lalu dibungkus dengan bedcover dan ditaruh dalam bagasi mobil sedan Altis milik korban. Ketiga pelaku kemudian menggasak sejumlah harta benda korban yang totalnya diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Para pelaku kemudian kabur menggunakan mobil Altis silver bernopol B 2161 SBR yang di dalam bagasinya terdapat dua mayat korban. Awalnya mereka berencana menaruh mobil dan mayat korban di depan rumah Husni di Pekalongan.

Namun rencana itu urung terlaksana, ketiga pelaku memutuskan untuk membuang mayat korban di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah. Setelah itu pelaku menjual barang-barang rampokannya dan berfoya-foya hingga akhirnya dibekuk polisi.

Zulkifli, sang otak pembunuhan ini ditembak mati polisi saat akan ditankap karena berusaha melawan.
(sip/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed