Pedagang Berharap Pemkab Kebumen Segera Dibangun Pasar Wonokriyo

Pedagang Berharap Pemkab Kebumen Segera Dibangun Pasar Wonokriyo

Rinto Heksantoro - detikNews
Senin, 11 Sep 2017 18:07 WIB
Pedagang Berharap Pemkab Kebumen Segera Dibangun Pasar Wonokriyo
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Kebumen - Ratusan pedagang di Pasar Wonokriyo, Gombong, Kebumen berharap pemkab segera membangun pasar darurat. Mereka berharap bisa kembali berdagang setelah kebakaran yang terjadi pada hari Kamis lalu.

Namun Pemkab Kebumen sendiri menghadapi kendala ketika ingin membangun kembali pasar tersebut. Sebab Pasar Wonokriyo Gombong dibangun oleh pihak ketiga yaitu PT Karsa Bayu Bangun Perkasa (KBBP) di atas tanah milik Pemkab Kebumen.

"Secepatnya lah dibangun, jangan sampai berlarut-larut. Kami butuh solusi cepat, dibangun cepat agar bisa berjualan lagi di pasar ini lagi," tutur Wahyuni, Senin (11/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, banyak pedagang yang sampai saat ini belum bisa berjualan. Dia sendiri mempunyai 2 kios di pasar tersebut yang ikut ludes terbakar. Beberapa pedagang ada yang berjualan dengan menyewa kios di tempat lain. Namun ada pula yang berjualan untuk sementara di rumahnya yang terletak tidak jauh dari pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen, Nugroho Tri Waluyo mengungkapkan, Pasar Wonokriyo masih terikat kerja sama dengan PT Karsa Bayu Bangun Perkasa hingga 2025. Kerjasama ini telah berlangsung sejak 1995, atau kerjasama selama 30 tahun lamanya.

"Kerja samanya PT KBBP membangun pasar dan pedagang menggunakan. Perjanjian Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelola Lahan (HPL) hingga 2025," kata Nugroho.

Dia menjelaskan dengan adanya kerja sama tersebut membuat Pemkab Kebumen tidak dapat langsung membangun Pasar Wonokriyo dengan APBD. Jika pemerintah yang akan membangun tentunya harus ada dasar hukum yang jelas, karena dalam perjanjian tersebut pasar akan dikembalikan setelah kontrak selesai.

"Kami akan mengkaji perjanjian yang dilakukan antara pedagang dan PT KBBP. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mencari solusi terbaik terkait musibah ini," tandasnya. (bgs/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads