Empat desa tersebut yakni Desa Lemah Putih dan Desa Sambong Kecamatan Sedan, Desa Sendangasri Kecamatan Lasem,dan Desa Bitingan Kecamatan Sale.
Kepala Pelaksana BPBD Rembang, Purwadi Syamsi menyebutkan dropping air bersih sudah dilakukan secara serentak di empat desa pemohon bantuan. Disinyalir masih akan ada beberapa Desa lainnya yang juga akan mengajukan bantuan, mengingat cuaca yang makin terik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Purwadi menyebutkan, tim dari BPBD Rembang terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah daerah yang disinyalir rawan terjadi kekeringan. Setidaknya ada puluhan Desa di empat kecamatan yang rawan terjadi kekeringan berdasarkan data di tahun-tahun sebelumnya.
Di antaranya di Kecamatan Sumber, Sulang, Sedan dan Kecamatan Bulu. Namun, hingga saat ini baru ada empat desa yang telah mengajukan permohonan bantuan dropping air bersih.
Sementara itu, BPBD Rembang telah menyiapkan anggaran senilai Rp 50 juta guna dropping air bersih kepada daerah yang terdampak kekeringan. Dana tersebut diprediksi mampu mem-backup sebanyak 250 tangki air bersih.
Jika dibanding tahun lalu, dana tersebut berkurang drastis. Di tahun 2016 dana yang disiapkan mencapai Rp 300 juta. berkurangnya anggaran tersebut lantaran di tahun 2016 lalu tidak ada musim kemarau panjang. Sehingga, pasokan air di seluruh desa cukup dan tidak ada desa yang mengajukan permintaan air bersih. (sip/sip)










































