Pemilihan rektor dilakukan dalam Sidang Senat Tertutup di ruang sidang gedung penunjang Pendapa Ageng ISI Surakarta, Rabu (30/8/2017).
Para pemilih adalah 28 anggota Senat ISI Surakarta dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Menristekdikti M Nasir kali ini diwakili Sekretaris Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Rini Indiastuti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suara senat dihitung 65 persen. Sedangkan Kemenristekdikti mendapatkan porsi 35 persen suara. Artinya, Kemenristekdikti berhak menggunakan 15 suara.
"Hasil perolehannya, Guntur mendapatkan 28 suara mengalahkan dua peserta lain. I Nyoman Sukerna memperoleh 11 suara dan Bambang Sunarto memperoleh 4 suara," ujar dia.
Setelah ini, ISI Surakarta akan segera mengusulkan pelantikan Guntur kepada Kemristekdikti. Diperkirakan, pelantikan dilakukan awal Oktober 2017.
Tugas sebagai rektor bukanlah hal yang benar-benar baru bagi Guntur. Dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain itu sebelumnya telah menjabat sebagai Wakil Rektor I ISI Surakarta pada periode sebelumnya.
"Saya sudah bekerja bersama Bu Rektor lama, hasilnya sudah mengarah baik. Saya kira akan kita jaga itu, dengan tidak menutup kemungkinan akan kita perbaiki hal-hal yang butuh perhatian. Akan kita identifikasi apa saja yang butuh perhatian," ujar Guntur. (mbr/mbr)










































