Material berupa tanah dan pasir sempat berjatuhan di jalan raya yang dilalui truk. Akibatnya jalanan menjadi licin. Apabila terkena air, jalan berubah berlumpur dan bertambah licin. Material tanah yang berjatuhan itu membuat pengguna sepeda motor terpeleset.
Terhitung Terhitung ada 7 korban terpeleset akibat jalanan licin. Dari 7 korban ini, 3 orang sempat dirawat di RSI Pekajangan, 4 warga lainnya berobat jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang siswi SMA, yakni Fania Dwi Erinasari (16) warga Pekajangan, Kedungwuni yang terpeleset saat mengendarai sepeda motor pada hari Senin sore, mengalami luka robek di kepala.
Karena ada kejadian tersebut, warga sempat memprotes dengan memblokir truk tol di ruas Jalan Ambukembang, Kedungwuni, mulai Senin (28/8/2017) malam.
Aparat Polres Pekalongan sempat berjaga-jaga dan memantau di sekitar lokasi agar tidak terjadi gesekan. Namun setelah dilakukan pertemuan antara warga dengan pelaksana proyek akhirnya dicapai kesepakatan. Pelaksana proyek bersedia membersihkan sisa material yang berserakan di jalanan tersebut.
Hingga hari Selasa (29/8/2017) jalanan yang dilewati truk proyek jalan tol sudah dibersihkan sehingga tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Truk-truk pengangkut material tol sudah melakukan aktivitas seperti biasa, setelah pihak pelaksana jalan tol memberikan janji bertanggungjawab pada warga yang menjadi korban jalanan licin.
Jalan licin akibat tumpahan material proyek tol di Pekalongan Foto: Robby Bernardi/detikcom |
Rohman salah warga Kedungwuni berharap agar pihak terkait, bertanggungjawab atas musibah terjatuhnya pengendara motor akibat jalanan licin.
"Kami ingin agar mereka (pengemudi truk) memperhatikan pengguna jalan yang lain. Pengangkutan material sampai jatuh ke jalanan, sangat membahayakan pengguna jalan lainnya. Ini jalanan umum yang setiap ramai," ujar Rohman.
Secara terpisah Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menegaskan pelaksana proyek jalan tol harus bertanggungjawab atas kecelakaan yang menimpa warganya.
"Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah ini. Pihak pelaksana proyek harus bertanggungjawab," kata Asip Kholbihi. (bgs/bgs)












































Jalan licin akibat tumpahan material proyek tol di Pekalongan Foto: Robby Bernardi/detikcom