Haornas Tahun ini Digelar di Kota Magelang

Pertiwi - detikNews
Senin, 28 Agu 2017 17:28 WIB
Foto: Pertiwi/detikcom
Kota Magelang - Kota Magelang ditunjuk menjadi lokasi pelaksanaan Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2017 pada tanggal 9 September mendatanga. Presiden RI, Joko Widodo direncanakan menghadiri pelaksanaan kegiatan ini.

Sebagai tanda kegiatan tersebut, Kota Magelang akan membangun Monumen Tanah dan Air Nusantara. Lokasi monumen berada kawasan Gunung Tidar. Bahan pembuatan berupa tanah dan air diambil dari 90 kota/kabupaten yang dibawa oleh ribuan peserta Gowes Pesona Nusantara (GPN) dari berbagai daerah

"Monumen ini mengandung filosofi bahwa Kota Magelang bisa menjadi simbol menyatukan dan mengharmoniskan NKRI," ujar Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, saat meninjau rencana lokasi monumen, Senin (28/8/2017).

Kota Magelang sendiri memilih air dari pancuran (tuk) Drajat yang ada di Kampung Tulung, Kelurahan Magelang dan Tanah dari Gunung Tidar untuk dijadikan bagian bahan pembuatan monumen.

"Air dari Tuk Drajat dan Tanah dari Gunung Tidar dipercaya memiliki cerita sejarah tersendiri bagi masyarakat di Magelang," kata Sigit.

Dia mengaku sangat bangga atas penunjukan Kota Magelang sebagai tuan rumah Peringatan Haornas tahun ini. Oleh karena itu harus dipersiapkan dengan baik dan tidak bisa hanya bergantung kepada pemerintah saja. Namun harus didukung oleh seluruh masyarakat di Kota Magelang.
"Kebersihan, keindahan, kesejukan dan keramahan masyarakat menjadi sarana pendukung kesuksesan acara tersebut," jelas Sigit.

Sebelumnya, Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora RI, Hamka Hendra Noer mengatakan Kota Magelang memiliki iklim yang sejuk, aman, kondusif, serta siap dari segi insfrastruktur termasuk ketersediaan tempat penginapan.

"Peringatan Haornas tahun ini tidak sekedar upacara seremonial saja. Kami ingin mengenalkan potensi Gunung Tidar sebagai destinasi wisata dan tempat berolahraga. Serta menggemakan Candi Borobudur yang merupakan 10 destinasi wisata prioritas Indonesia," kata Hamka.

(bgs/bgs)