Jelang Idul Adha, Pemkab Purworejo Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, Pemkab Purworejo Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 24 Agu 2017 11:36 WIB
Jelang Idul Adha, Pemkab Purworejo Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Pemeriksaan hewan kurban di Purworejo. Foto: Rinto Heksantoro
Purworejo - Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo memeriksa hewan kurban di beberapa pasar hewan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipadi penyebaran penyakit berbahaya yang terjangkit pada hewan.

DPPKP melalui bidang peternakan memeriksa sejumlah hewan baik sapi maupun kambing secara langsung. Pemeriksaan salah satunya dilakukan di pasar hewan batoh, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo Kamis (24/08/17). Prosesnya meliputi meliputi pemeriksaan umur hewan, mata, telinga, kulit, tanduk dan lain-lain.

Kasi kesehatan hewan bidang peternakan DPPKP Purworejo, Anita Heliyanti, mengungkapkan ada beberapa penyakit hewan yang ditakuti oleh pihaknya selama selama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini yang kami takutkan adalah penyakit berbahaya seperti antraks terus penyakit mulut dan kuku (PMK)," katanya kepada detikcom.

Penyebaran penyakit itu sangat diwaspadai mengingat pasar hewan di Purworejo merupakan salah satu pasar terbesar yang menjadi tujuan para pedagang dari luar daerah Purworejo seperti Yogyakarta, Kebumen, Wonosobo, dan Magelang.

Pemeriksaan hewan kurban di Purworejo. Pemeriksaan hewan kurban di Purworejo. Foto: Rinto Heksantoro
Meski sejauh ini belum ditemukan penyakit yang berbahaya, namun warga diimbau untuk sama-sama menjaga. Pedagang diharapkan berjualan dengan jujur begitu juga dengan para pembeli harus hati-hati dan teliti ketika memilih hewan untuk kurban.

Jika ditemukan hewan yang tidak layak atau terjangkit penyakit yang berbahaya sebaiknya warga segera melaporkan kepada dinas terkait.

"Sebaiknya warga tetap hati-hati dan teliti ketika membeli hewan untuk kurban, jangan sampai cacat apa lagi berpenyakit berbahaya," pungkas Anita.

Sementara itu salah satu pedagang sapi, Kuat (45), mengaku senang karena DPPKP melakukan pemeriksaan yang juga membantu dalam menjaga kesehatan hewan.

"Oh senang mas, itu kan membantu kami jadi sapi betul-betul sehat, pemeriksaan juga gratis nggak bayar," tutur Kuat. (sip/sip)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads