Pemeriksaan hewan kurban baik sapi maupun kambing akan terus dilakukan sampai hari raya Idul Adha. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit berbahaya seperti Antraks. Petugas terlihat memeriksa satu persatu hewan baik kambing ataupun sapi di tempat penjualan hewan kurban di antaranya di jalan Pramuka Yogyakarta.
Kabid Peternakan dan Perikanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Endang Finiarti mengatakan, meski di kota Yogyakarta belum ditemukan kasus Antraks tetapi perlu menjadi kewaspadaan. Para pedagang hewan diminta untuk meminta surat kesehatan hewan dari daerah asal hewan untuk memastikan tidak ada penyakit menular.
Pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta. Foto: Edzan Raharjo |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta. Foto: Edzan Raharjo |
Pemkot Yogyakarta menerjunkan 45 petugas untuk memeriksa hewan kurban yang ada di pedagang. Hewan yang sudah diperiksa dan dinyatakan layak akan mendapat kalung tanda bertuliskan 'Saat diperiksa secara fisik dinyatakan Layak Hewan Qurban'. Untuk pengalungan ini Pemkot menyiapkan 5 ribu kalung. (sip/sip)












































Pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta. Foto: Edzan Raharjo
Pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta. Foto: Edzan Raharjo