Peristiwa terjadi di perlintasan tanpa palang pintu sekitar pukul 11.48 WIB siang tadi. Saat itu mobil melintas di perlintasan, bagian belakang tersenggol KA Kaligung dari arah Barat hingga terpental dan hancur.
Humas PT KAI Daop IV Semarang, Edy Koeswoyo membenarkan peristiwa tersebut. Edy mengatakan mobil Avanza hitam bernopol B 998 RS saat kejadian melintas dari arah Weleri. Mobil sudah melewati satu rel, namun ketika melintas rel kedua, bagian belakang tersenggol KA Kaligung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan lokasi kecelakaan merupakan perlintasan tanpa palang pintu dan tidak dijaga petugas. "Itu perlintasan tidak resmi, tanpa palang pintu," imbuhnya.
Mobil terpelanting dan dari informasi yang beredar korban tergeletak di sekitar lokasi dan kondisinya tewas. Ada 5 orang yang berada di dalam mobil dan kini sudah dibawa ke RSUD Kendal.
"Korban dewasa 3 anak 2. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Kendal," tandas Edy.
Hingga saat ini belum ada informasi terkait nama-nama korban dan apakah kelimanya merupakan satu keluarga atau bukan. Polisi hanya menemukan identitas dari satu korban yaitu atas nama Lina Retnowati, warga Jalan Salak Barat 8 nomor 14 RT 11 RW 5 Kelurahan Grogol, Petamburan, Jakarta Barat. (alg/bgs)











































