Camat Kampung Laut, Nurindra Wahyu mengatakan jika tujuan utama diadakannya upacara di tengah Segara Anakan ini dilakukan untuk mengunggulkan laut. Menurutnya hampir seluruh masyarakatnya hidup dari laut.
"Tujuannya kita ingin mengunggulkan laut karena kita hidup dari laut, masyarakat kita juga banyak berkecimpung di laut makanya tidak salahnya jika kita melaksanakan upacara di tengah laut," ujarnya setelah upacara kepada detikcom, Kamis (17/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan kearifan lokal dari masyarakat kampung sehingga kita mengakomodir itu. Tiap tahun kita ada inovasi-Inovasi yang harapan kita ini bisa jadi satu destinasi wisata. Karen menurut kami unik dan di Kecamatan lain belum ada," ucapnya.
Pelaksanaan upacara di tengah Segara Anakan sudah kali kelima. Kegiatan ini awal mula dilakukan pada tahun 2013 yang diikuti oleh 4 Desa yang ada di Kampung Laut, instansi, tokoh masyarakat, lembaga serta Himpunan Seluruh Nelayan Indonesian (HSNI). Di Kecamatan ini setidaknya ada 25 pulau yang hanya 5 pulau di antaranya yang dihuni warga.
Dia berharap kegiatan upacara di laut ini bisa terus dilakukan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sehingga bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat Kampung Laut.
"Harapan kita bisa dilestarikan yang lebih baik lagi dan biaaa menjadi motivasi dan penyemangat bahwa kita tidak lagi terisolir tapi justru kita bisa jadi destinasi wisata orang bisa berkunjung kemari," ucapnya.
(arb/sip)











































