Peringati HUT RI, Anggota Polantas Brebes Kenakan Kostum Jadul

Peringati HUT RI, Anggota Polantas Brebes Kenakan Kostum Jadul

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 16 Agu 2017 13:23 WIB
Peringati HUT RI, Anggota Polantas Brebes Kenakan Kostum Jadul
Polantas Brebes kenakan. Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Anggota Polantas Polres Brebes hari ini tidak mengenakan pakaian dinas harian (PDH). Saat bertugas mengatur lalu-lintas mereka mengenakan pakaian jaman dulu (jadul) serta membawa bendera kecil merah putih.

Demikian pula di kantor pelayanan SIM, tilang dan BPKB, petugas juga mengenakan pakaian jaman dulu maupun pakaian pejuang. Baik yang bertugas di jalan raya mengatur lalu-lintas maupun di kantor pelayanan, di lengan dan kepala terlilit pita merah putih.

Warga masyarakat yang melihat di beberapa ruas jalan utama di Kota Brebes pun terheran-heran. Biasanya setiap pagi di kota ada banyak petugas yang berjaga-jaga di simpang jalan yang ramai lalu-lintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tidak ada petugas yang mengenakan seragam dinas harian. Mereka berganti kostum mengenakan pakaian jadul dan ada yang mengenakan baju lurik coklat adat Jawa. Mereka tidak mengenakan topi tapi pita merah putih di kepala, bendera merah putih ditangan dan emblem merah putih di dada kanan.

Moment menarik ini banyak dimanfaatkan warga untuk mengambil bersama petugas. Namun ada pula yang hanya mengabadikan saat mereka bertugas.

"Hari ini saya lihat beda. Awalnya mengira tumben tidak ada polisi, tapi ternyata mereka memakai kostum pejuang. Karena setiap hari lewat jalan ini maka saya hafal wajah-wajah petugas," kata Yuningsih yang saat itu mengantar anaknya ke sekolah.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Arfan Zulkan secara terpisah mengungkapkan penggunaan kostum pejuang jaman dulu ini untuk memperingati HUT RI ke-72.

"Para pejuang tesebut tidak lain para personel Satuan Lalu Lintas Polres Brebes yang bertugas mengatur lalu lintas di sejumlah jalan yang ramai kendaraan," katanya.

Dia menambahkan para petugas akan mengenakan pakaian pejuangan hingga hari Jumat (18/8) mendatanga. Mereka mengenakan pakaian pejuangan agar masyarakat terus meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air melalui bentuk tertib berlalu lintas di jalan raya. (bgs/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads