DPRD DIY memandang perlu penguatan sistem dan manajemen informasi dalam penanganan kebencanaan di DIY. Dengan pemanfaatan sistem informasi dalam penanggulangan kebencanaan di DIY, masyarakat mudah mendapatkan akses informasi penanggulangan bencana, yang meliputi early warning system, kedaruratan dan kebencanaan.
Ketua komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengatakan salah satu yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan jaringan yang sudah dibangun Pemda melalui Dinas Komunikasi dan Informasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mennyotohkan, CCTV di Merapi yang penggunaanya dapat dimanfaatkan BPBD untuk pemantauan visual dan bermanfaat dalam penanganan kedaruratan bencana.
Kemudian perlu juga mengembangkan sistem logistik kebencanaan. Dengan sistem ini masyarakat bisa mengakses secara langsung kebutuhan-kebutuhan logistik penanganan kebencanaan. Karena selama ini untuk mengakses itu hanya didapat melalui RT, RW atau BPBD.
"Misal untuk mengetahui berapa stok dan jenis makanan di BPBD pada saat terjadi banjir, berapa selimut yang tesedia dan sebagainya. Ini harus bisa diakses dengan mudah melalui sistim informasi,"kata Eko.
Untuk melaksanakannya DPRD sedang menyiapkan 3 strategi. Pertama, menyusun Raperda tentang sistem informasi pembangunan daerah. Kedua, penganggaran yang memprioritaskan penanggulangan dan penanganan kebencanaan. Ketiga penyelerasan Organisasi Pemerinrah Daerah (OPD), karena hampir semua OPD punya sistem informasi sendiri.
"Kita juga perlu kontribusi dari swasta yang bisa melalui CSR-nya," kata Eko. (mbr/mbr)











































