Saat Menteri Susi Teleconference dengan 4 Menteri

Arbi Anugrah - detikNews
Senin, 14 Agu 2017 14:56 WIB
Menteri Susi teleconference dari Cilacap dengan empat menteri lainnya. Foto: Arbi Anugrah
Cilacap - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan teleconferece dengan empat menteri lain siang ini. Mereka membahas Sinergi Kementerian dalam Mengangkat Ekonomi Rakyat Melalui Inklusi Keuangan di Pelabuhan Samudra Cilacap.

"Dengan sinergi dari Kementerian dalam angkat inklusi Keuangan. Kementrian Keuangan bersinergi dengan Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika mencanangkan program mengangkat ekonomi rakyat dengan piloting project di beberapa daerah," kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DI Yogyakarta, Ludiro dalam sambutannya, Senin (14/8/2017).

Susi berkomunikasi melalui teleconference dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bogor, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Cawang Jakarta Timur, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Bojonegoro, dan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara. Selain itu adapula Kepala Daerah di beberapa lokasi.

"Dengan piloting project sinergitas kementerian ini diharapkan program Presiden Jokowi dalam penanggulangan kemiskinan dapat tercapai," jelasnya.

Dalam teleconferece tersebut Menteri KKP Susi Pudjiastuti meyakinkan Menteri Keuangan Sri Mulyani jika ikan yang ada di wilayah Cilacap sudah jauh lebih banyak dibanding sebelumnya. Sehingga dana bergulir sebesar Rp 5 miliar untuk KUD Mino Saroyo agar bisa dapat disalurkan pada anggotanya sebagai pinjaman. Diharapkan pinjaman ini dapat membantu meningkatkan ekonomi nelayan dan pedagang ikan di Cilacap.

"Omzet TPI Cilacap Rp 75 Miliar per tahun lho, Bu," kata Susi.

Susi juga mengatakan jika dana bergulir tersebut bisa ditambah oleh kementerian. Asalkan seluruh kapal besar bisa masuk ke lokasi TPI untuk menambah pendapatan KUD dan nelayan.

"Kita berharap program BLU menyentuh pelaku usaha perikanan termasuk nelayan itu sendiri," ujarnya.

Sedangkan menurut Ketua KUD Mino Saroyo, Untung Jayanto mengatakan saat ini KUD Mino Saroyo memiliki lebih dari 8 ribu anggota. Sehingga dana bergulir KUD untuk membantu ekonomi nelayan dan pedagang ikan baru sekitar 1.400 Anggota.

Maka dari itu jika bisa, Untung meminta dana bergulir dapat ditambah lagi agar anggota KUD juga bisa mendapatkan dana bergulir tersebut sebagai modal usaha.

Sementara program awal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan melihat kemajuan dana bergulir yag saat ini disalurkan pada KUD, jika memang baik akan ditambah pada tahun berikutnya.

"Yah Rp 5 miliar dilihat dulu kinerjanya nanti anggarannya ditambahkan," jelas Sri Mulyani.

(arb/sip)