Rombongan dipimpin Ketua Jalasenastri (perkumpulan istri anggota TNI AL), Endah Ade Supandi, yang merupakan istri KASAL Laksamana Ade Supandi. Setelah mendarat di Pelabuhan Tanjung Emas, mereka menuju lokasi pertama kegiatan.
"Kita tadi datang pakai kapal perang. Bersyukur bisa bersandar dengan selamat," kata Endah di tengah acara, Sabtu (12/8/2017) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari periksa kesehatan gratis, sunatan massal, pembagian sembako, bahkan bedah rumah untuk 4 warga yang memiliki rumah tidak layak huni.
"Selain edukasi, juga berikan bantuan di Desa Tambaklorok. Tempat ini juga akan dicanangkan oleh Pak Presiden sebagai kampung bahari. Cocok, kegiatan TNI AL dan Jalasenastri ingikan punya kontribusi," tandasnya
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom |
Ratusan warga pun datang mengantre untuk berobat dan mengambil sembako. Anak-anak laki-lali pun duduk rapi menunggu giliran sunat yang dilakukan oleh dokter dari TNI AL.
Acara tersebut tidak hanya melibatkan TNI AL namun juga berbagai perusahaan sehingga bantuan yang diberikan cukup banyak. Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang, Kolonel Laut (p) Hanarko Djodi Pamungkas, mengatakan kegiatan itu menyasar daerah pesisir untuk penyaluran bantuan.
"Mari kita lihat ke pesisir. Ini juga memberikan ajakan," tandasnya.
Terkait penanaman mangrove yang dilakukan, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang hadir di lokasi memberikan ucapan terimakih atas perhatian yang diberikan.
Para istri TNI AL itu tidak hanya berhenti di Semarang, mereka akan kembali naik KRI Suharso-990 menujut Surabaya dan akan melakukan kegiatan serupa di sana. (alg/mbr)












































Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom