Menhub Budi Karya: Pemerintah Berbuat, Biar Rakyat yang Berkomentar

Menhub Budi Karya: Pemerintah Berbuat, Biar Rakyat yang Berkomentar

Usman Hadi - detikNews
Sabtu, 12 Agu 2017 12:09 WIB
Menhub Budi Karya: Pemerintah Berbuat, Biar Rakyat yang Berkomentar
Budi Karya Sumadi. (Foto: Hary Lukita Wardani/detikcom)
Gunungkidul - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menegaskan bahwa semangat nawa cita adalah semangat pemerataan pembangunan. Hasil pembangunan dirasakan oleh rakyat. Pemerintah hanya berbuat dan rakyat yang bisa berkomentar atas hasil tersebut.

Salah satu priorotas pembangunan saat ini addalah daerah terluar. Di Entikong misalnya, kawasan perbatasan dengan Malaysia itu semula terpinggir dan selalu kalah dari negara tetangga. Namun kini mulai berbenah.

"Di Entikong ada satu pos lintas batas dengan Malaysia, yang dulu itu lusuh, sekarang begitu megah, bagus. Sekarang ini orang-orang Malaysia datang ke tempat itu, dibuat," kata Budi Karya di Gunungkidul, Sabtu (12/8/017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan seperti di Entikong disebut Budi sebagai wujud nawa cita yang diusung pemerintah. Daerah pinggiran dan terluar kini satu per satu mulai ditata. Konsep dari nawa cita itu membangun dari pinggiran, membangun dari ujung ke ujung.

Budi lalu bercerita belum lama ini juga diresmikan tiga pelabuhan, saljah satunya di berada di Halmahera Tengah. Waktu Presiden datang ke sana, warga mengapresiasi kehadiran Presiden di pelabuhan.

"Warga bilang, ternyata Bapak Presiden tidak hanya memperhatikan Jawa saja, tapi juga di Maluku Utara yang belum tersentuh," lanjutnya.

Budi juga menceritakan pembangunan Bandara Miangas di Sulawesi Utara. Bandara itu disebutnya sebagai simbol kedaulatan negara, karena jaraknya hanya sekitar 92 kilometer dari Philipina.

"Bahkan di suatu pulau yang cuma dihuni ratusan orang, kami membangun Bandara Miangas. Bandara ini bisa dijadikan simbol kedaulatan negara. Kalau bicara hasil (pembangunan) yang paling pantas merasakan adalah rakyat. Bagaimana Pemerintah berbuat dan rakyat yang bisa berkomentar," kata dia. (mbr/mbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads