Salah satu priorotas pembangunan saat ini addalah daerah terluar. Di Entikong misalnya, kawasan perbatasan dengan Malaysia itu semula terpinggir dan selalu kalah dari negara tetangga. Namun kini mulai berbenah.
"Di Entikong ada satu pos lintas batas dengan Malaysia, yang dulu itu lusuh, sekarang begitu megah, bagus. Sekarang ini orang-orang Malaysia datang ke tempat itu, dibuat," kata Budi Karya di Gunungkidul, Sabtu (12/8/017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi lalu bercerita belum lama ini juga diresmikan tiga pelabuhan, saljah satunya di berada di Halmahera Tengah. Waktu Presiden datang ke sana, warga mengapresiasi kehadiran Presiden di pelabuhan.
"Warga bilang, ternyata Bapak Presiden tidak hanya memperhatikan Jawa saja, tapi juga di Maluku Utara yang belum tersentuh," lanjutnya.
Budi juga menceritakan pembangunan Bandara Miangas di Sulawesi Utara. Bandara itu disebutnya sebagai simbol kedaulatan negara, karena jaraknya hanya sekitar 92 kilometer dari Philipina.
"Bahkan di suatu pulau yang cuma dihuni ratusan orang, kami membangun Bandara Miangas. Bandara ini bisa dijadikan simbol kedaulatan negara. Kalau bicara hasil (pembangunan) yang paling pantas merasakan adalah rakyat. Bagaimana Pemerintah berbuat dan rakyat yang bisa berkomentar," kata dia. (mbr/mbr)











































