DetikNews
Selasa 08 Agustus 2017, 18:38 WIB

Berawal dari Hobi, Miniatur Kapal Buatan Kasdono Kini Hasilkan Uang

Robby Bernardi - detikNews
Berawal dari Hobi, Miniatur Kapal Buatan Kasdono Kini Hasilkan Uang Foto: Robby Bernardi/detikcom
pekalongan - Hobi apapun, bila memang benar-benar disukai dan ditekuni akan banyak manfaatnya. Bahkan, bisa menghasilkan keuntungan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Ali Kasdono (39), warga Desa Bebel, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan ini.

Kegemaranya membuat pernak-pernik dari bambu, membuat namanya dikenal banyak orang dari berbagai daerah, hingga luar negeri. Dari tangan Ali Kasdono inilah, bambu yang memang banyak ditemui di Kabupaten Pekalongan diolah menjadi sebuah kerajinan yang unik dan menarik, seperti miniatur kapal dan rumah.

Kegemeran membuat miniatur kapal ini, berawal saat dia bekerja di sebuah kapal ikan di Taiwan sekitar tahun 2015 yang lalu.

"Saat saya kerja di kapal Taiwan, saya melihat banyak bentuk kapal yang bagus. Sepulangnya ke Indonesia, saya mencoba membuat miniaturnya. Dan jadi. Malah, banyak yang minta dibuatkan," jelas Ali Kasdono di rumahnya, Selasa (8/8/2017).

Saat mencoba membuat miniatur kapal, beberapa orang terutama tetangga yang melihatnya langsung tertarik. Semenjak itu Ali mulai terpikirkan agar hobinya itu bisa memiliki nilai jual.

"Dari tetangga, teman-teman mulai memesan kapal miniatur ini. Akhirnya, saya beranikan diri untuk membuat kerajinan kapal miniatur ini," katanya.

Banyaknya pesanan inilah, dia kemudian memutuskan tidak kembali melaut. Dia lebih memaksimalkan hobinya membuat miniatur kapal. Aneka miniatur kapal, seperti Kapal Titanic, Dewa Ruci, kapal-kapal klasik maupun modern, bahkan kapal tempur juga dibuat dari bahan bambu.

Menurut Ali, harga untuk sebuah kerajinan miniatur baik kapal maupun rumah bisa berbagai macam, mulai Rp 300 Ribu hingga bernilai jutaan rupiah .

"Harga bergantung pada tingkat kesulitan miniatur yang dikerjakan. Semakin rumit, akan semakin mahal," katanya

Biasanya, kata Ali, para konsumen justru memesan miniatur kapal ini dengan memperlihatkan gambar yang diinginkan pemesan sendiri.

Saat ini karyanya tidak hanya menembus pasaran lokal atau nasional, namun juga pasaran ke luar negeri.

"Paling banyak dari Singapura dan Malaysia, yang memesan melalui online," ujarnya.

Sedangkan untuk pengerjaannya, biasanya memakan waktu cukup lama, bahkan bisa satu bulan lebih tergantung dari tingkat kesulitan miniatur yang dibuatnya.
  • Berawal dari Hobi, Miniatur Kapal Buatan Kasdono Kini Hasilkan Uang
    Foto: Robby Bernardi/detikcom
  • Berawal dari Hobi, Miniatur Kapal Buatan Kasdono Kini Hasilkan Uang
    Foto: Robby Bernardi/detikcom

(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed