Ditemui detikcom saat melintas di Kabupaten Banjarnegara, Mahmudin berjalan seorang diri dengan membawa bendera merah-putih serta poster bertuliskan "Menyambut HUT 72 Republik Indoensia Kersa Bersama".
Mahmudin yang setiap harinya bekerja serabutan mengaku ingin bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo. Ia akan menyampaikan ucapan terimaksih kepada presiden untuk kebijakan-kebijakan yang selama ini dinilai sudah dirasakan rakyat kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan yang dimaksud misalnya adanya Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), sertifikat masal, Program Keluarga Harapan (PKH) dan beberapa kebijakan lainnya. Menurutnya, selama ini kebijakan tersebut mampu membantu bapak lima anak ini setiap hari.
"Saya mulai berangkat dari Wonosobo kemarin (Senin, 7/8). Saya menargetkan sebelum tanggal 17 Agustus sudah sampai istana negara," tuturnya.
Selama melakukan misinya tersebut, Mahmudin mengaku tidak ada persiapan khusus. Ia hanya membawa satu pasang sepatu, pakaian, jaket peralatan salat dan obat pegel linu. Menurutnya, yang terpenting keluarga yang ditinggalkan sudah memberi dukungan.
"Keluarga sudah memberi izin. Sedangkan untuk tempat menginap, kalau ada teman saya tidur di rumahnya, tetapi kalau tidak ada nanti numpang di Polsek yang dilewati," ujarnya.
Rupanya, aksi uniknya ini sebelumnya pernah dilakukan, tepatnya Bulan Juli 2017 lalu. Hanya, sebelumnya Mahmudin menuju Istana Negara dari Wonosobo dengan naik sepeda. Saat itu, ia hanya membutuhkan waktu lima hari lima malam. Sayangnya, saat itu ia tidak bisa bertemu Presiden Joko Widodo.
Foto: Uje Hartono |
Lebih jauh, Mahmudin mengaku menyesal lantaran saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Wonosobo tidak bisa melihat langsung. Saat itu, dirinya tengah mengambil rapor anaknya di sekolah.
"Saya hanya ingin bertemu langsung dengan pak Jokowi," imbuhnya sambil melanjutkan perjalanannya menuju Istana Negara. (sip/sip)












































Foto: Uje Hartono