DetikNews
Minggu 06 Agustus 2017, 15:41 WIB

Dieng Culture Festival 2017

Melihat Lebih Dekat Ritual Ruwatan Potong Rambut Gimbal di Dieng

Uje Hartono - detikNews
Melihat Lebih Dekat Ritual Ruwatan Potong Rambut Gimbal di Dieng Ritual ruwatan anak berambut gimbal di Dieng, Jawa Tengah. Foto: Uje Hartono
Banjarnegara - Sebanyak 9 anak berambut gimbal menjalani ritual ruwatan hari ini di Dieng. Ada beberapa tahap ritual yang harus dijalani.

Selain harus memenuhi permintaan anak berambut gimbal yang akan diruwat, para sesepuh adat ini juga melakukan ritual napak tilas ke berbagai sumber mata air di Dieng.

Sesepuh adat Dieng Sumanto mengatakan, ruwatan ini sudah dilakukan dua hari sebelum ruwatan. Menurutnya, hal ini untuk memohon keselamatan agar proses ruwatan lancar dan tidak ada gangguan apapun.
Bocah bajang yang akan diruwat. Bocah bajang yang akan diruwat. Foto: Uje Hartono
Apalagi, ruwatan yang digelar tiap tahun ini dikunjungi ribuan pengunjung dari dalam maupun luar daerah.

"Namanya juga orang banyak, harus lebih waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata dia, Minggu (6/8/2017).

Selain itu, juga harus disiapkan berbagai macam makanan sebagai syarat khusus sebelum dilakukan ruwatan. Makanan tersebut di antaranya nasi tumpeng. Dari Tumpeng Kalung, Tumpeng Robyong, Tumpeng Panggang Ingkung serta Tumpeng Rosul atau Tumpeng Kuning. Persyaratan lain, yakni Golong dua jodoh, dua Ambeng, jajanan pasar dan buah-buahan. Nantinya makanan tersebut dimakan bersama.
Ruwatan anak rambut gilmbal di Dieng. Ruwatan anak rambut gilmbal di Dieng. Foto: Uje Hartono
Pagi hari sebelum dilakukan ruwat, anak berambut gimbal dikirab lengkap dengan benda-benda yang menjadi permintaannya. Rutennya dimulai dari rumah sesepuh adat Dieng Sumanto hingga di area Candi Arjuna.

"Setelah tiba di area Candi Arjuna sembilan anak berambut gimbal dijamasi rambutnya. Dan setelah itu baru dilakukan ruwatan tepat di depan Candi Arjuna," terangnya.
Ruwatan anak rambut gilmbal di Dieng.Ruwatan anak rambut gilmbal di Dieng. Foto: Uje Hartono
Diiringi lantunan musik gamelan, sembilan anak rambut gimbal didoakan dan dipotong. Rambut yang dipotong kemudian dilarungkan ke Telaga Warna yang berada tidak jauh dari lokasi pemotongan rambut gimbal.

"Rambut ini sengaja dibuang ke Telaga Warna dengan harapan kembali lagi ke Samudra Selatan," kata dia.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed