Dalam sambutannya, JK mengapresiasi pertemuan pemuda Katolik se-Asia ke-7 ini. Dia berharap selepas para peserta pulang ke negara masing-masing, bisa menyampaikan kesan yang baik tentang Indonesia.
"Bagi yang akan meninggalkan negeri ini, mudah-mudahan dapat memberikan kesan yang baik," kata JK di Komplek AAU, Sleman, Minggu (6/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan Asian Youth Day (AYD) ke-7 di Yogyakarta Foto: Usman Hadi |
Suharyo juga mengapresiasi dan berterimakasih dengan penjagaan yang dilakukan aparat, sehingga pelaksanaan AYD ke-7 di Yogyakarta dari tanggal 2-6 Agustus 2017 berjalan lancar.
Pelaksanaan penutupan AYD ke-7 di Lapangan AAU Yogyakarta, juga diharapkan dapat menginspirasi para peserta, untuk meneladani Komodor Muda Udara (Kolonel) Agustinus Adisutjipto.
"Semoga kami bisa belajar seperti Adisutjipto, yang meninggal demi berjuang untuk negara," paparnya.
Umat Katolik saat menghadiri acara penutupan AYD ke-7 di Yogyakarta. Foto: Usman Hadi |
"Dengan semakin menyadari keberagaman, diharapkan ada harmoni (dalan perbedaan)," akunya.
Asian Youth Day (AYD) ke-7 digelar 2-6 Agustus 2017 di Yogyakarta diikuti 942 pemuda Katolik dari 22 negara di Asia. Semua peserta diberikan kesempatan menyaksikan langsung budaya plural di Indonesia. Yogyakarta dipilih karena dianggap sebagai contoh keberagaman di Indonesia dengan tingkat toleransi yang tinggi. (sip/sip)












































Penutupan Asian Youth Day (AYD) ke-7 di Yogyakarta Foto: Usman Hadi
Umat Katolik saat menghadiri acara penutupan AYD ke-7 di Yogyakarta. Foto: Usman Hadi