Saat acara Dieng Culture Festival (DCF) minuman itu tersedia bagi pengunjung. Sebanyak 5 ribu gelas Purwaceng diminum serentak oleh wisatawan DCF, hari ini Sabtu (5/8/2017).
Minuman khas Dieng ini dipercaya memiliki khasiat meningkatkan stamina dan vitalitas pria. Pioneer minuman Purwaceng, Sarodji menjelaskan, asal muasal Purwaceng yang tumbuh di dataran tinggi Dieng.
Dia yang sudah puluhan tahun menekuni minuman ini menuturkan jika tanaman Purwaceng ini banyak tumbuh liar di ketinggian di atas 2.000 mdpl. Pada awalnya Purwaceng hanya dijadikan camilan atau dimakan mentah-mentah oleh para petani saat istirahat berkebun. Terbukti menimbulkan efek meningkatkan stamina dan vitalitas pria.
"Purwaceng sendiri berasal dari dua kata. Purwa yang berarti tumbuhan dan Ceng yang berarti menguatkan dan jika diminum secara rutin akan memberikan manfaat lebih maksimal," kata Sarodji.
Meski lebih terkenal di dunia kaum pria karena 'ceng'-nya itu, namun bahan minuman ini juga tidak tabu untuk perempuan. Karena itulah minuman ini juga digemari para perempuan untuk menghangatkan badan, selain itu, juga aman dikonsumsi anak-anak.
Menurutnya Purwaceng hasil produksinya tidak hanya dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung ke Dieng. Namun sudah dikirim ke luar daerah seperti ke Kalimantan. Sedangkan untuk penjualan Purwaceng ini dijual dalam bentuk serbuk. Harga per botol,d ia menjual dengan harga Rp 125 ribu. Biasanya satu botol bisa dibuat minuman sampai 100 gelas. Namun untuk meningkatkan rasa, bisa ditambah kopi atau susu dengan gula.
"Bisa juga ditambah dengan telur sesuai selera," terangnya.
Dia menjelaskan tanaman Purwaceng baru bisa dipanen setelah berumur satu tahun. Baru setelah itu dicuci bersih dan dikeringkan dengan cara dijemur. Setelah kering kemudian dibuat serbuk.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Dwi Suryanto mengatakan, minum Purwaceng serentak 5 ribu gelas ini merupakan rangkaian DCF 2017. Selain untuk mengenalkan minuman khas Dieng, juga membantu wisatawan untuk menghangatkan tubuh.
"Mengingat suhu di Dieng ini cukup dingin. Purwaceng terbukti dapat menghangatkan," kata dia.
Sebelum digelar minum Purwaceng serentak, wisatawan dan penduduk lokal melakukan jalan sehat mengelilingi berbagai objek wisata di Dieng. Mereka berkeling di Candi Arjuna, Bima hingga Telaga Warna.
"Langkah ini kami lakukan untuk mengenalkan objek-objek wisata yang ada di Dieng," tuturnya.
Sementara itu, salah satu wisatawan asal Malaysia Azizah mengaku terkesan dengan rasa Purwaceng. Ia yang datang bersama keluarganya ini mengaku baru pertama kali minum Purwaceng.
"Saya baru pertama kali ke Dieng. Setelah mencicipi Purwaceng rasanya hangat," ujarnya. (bgs/bgs)











































