Mereka yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran adalah Edi Utomo (Direktur PO Dewi Sri), Rita Iryanti (Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Tegal), Haron Bagas Prakosa (mantan Sekda Tegal), Abdul Aziz (aktivis), Budhi Sutrisno (mantan Anggota DPRD Kabupaten Tegal), Toipin (pengacara), dan Suhadi (dosen UNJ).
Ketua DPC PDIP Kabupaten Tegal, Rustoyo, menyatakan ada 11 orang yang mengambil formulir pendaftaran dan hingga hari terakhir 7 orang mengembalikan formulir. Jika balon tidak mengembalikan berkas pada Senin ini, maka dinyatakan gugur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tujuh orang ini, bakal calon termuda yang mendaftar di PDIP adalah Abdul Aziz yang baru berusia 35 tahun. Alasan maju dalam bursa pencalonan di PDIP sebagai wakil bupati, karena ingin membangun Kabupaten Tegal.
Dia berkeinginan membesarkan PDIP dengan merangkul semua kalangan masyarakat, baik dari golongan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Nasionalis.
"Saya Ketua Ranting Ansor Jatimulya. Darah saya lahir dari Muhammadiyah, NU dan Nasionalis," ujar Aziz. (mbr/mbr)











































