Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (28/7/2017), saat itu kusir bernama Sutrisno sedang mengandalikan bendi hiasnya dari Mranggen menuju arah Simpang Lima. Setibanya di traffic light Jalan Majapahit tidak jauh dari Mapolsek Pedurungan, terdengar klakson truk yang mengagetkan kuda. Lokasi tepatnya berada di tepatnya di Jalan Brigjen Sudiarto atau Jalan Majapahit, Semarang.
"Tadi lampu merah, saya turun sebentar, ada tronton nglakson, kaget," kata Sutrisno di lokasi kejadian, Jumat (28/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga membuat jalur pijakan agar kuda bisa keluar dari parit. Foto: Angling Adhitya Purbaya |
"Saya potong talinya, dia lompat masuk ke situ," ujar Sutrisno.
Kusir itu pun kebingungan bagaimana cara menaikkan kudanya. Warga yang melihat peristiwa itu kemudian berdatangan dan membantu Sutrisno.
Papan-papan dikumpulkan agar kuda bisa menapak dan melompat ke atas parit. Tapi hal itu cukup sulit karena ternyata kuda meronta-ronta dan sulit diarahkan.
Warga yang melihat terus berteriak memberikan semangat. Papan kemudian diletakkan di tepi dinding parit dan perlahan kuda ditarik hingga akhirnya mau melompat keluar dari parit.
Kuda tercebur parit di Sleman. Foto: Angling Adhitya Purbaya |
Usai kudanya berhasil terangkat, Sutrisno bernafas lega sembari memasang kembali tali delmannya. Setelah istirahat, Sutrisno kembali melanjutkan perjalanan. (sip/sip)












































Warga membuat jalur pijakan agar kuda bisa keluar dari parit. Foto: Angling Adhitya Purbaya
Kuda tercebur parit di Sleman. Foto: Angling Adhitya Purbaya