Para peserta menyusuri jalan mulai dari depan Rumah Dinas Bupati di Jalan Merbabu dan finish di Pantai Marhaein. Di Jalan Pandanaran, tepatnya di kawasan Tugu Jam depan Pasar Boyolali Kota, setiap kelompok diberi waktu 10 menit untuk tampil di depan para juri.
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom |
Banyaknya masyarakat yang menonton membuat ruang bagi peserta tampil di depan dewan juri semakin menyempit. Penonton dari anak-anal hingga orang tua, terus merangsek maju. Polisi dan panitia dibuat kewalahan oleh banyaknya penonton yang ingin mendekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom |
BNC dibuka dengan penampilan papaya art, disusul penampilan seni tari angguk dari Selo, lereng Merapi. Kelompok-kelompok lain menampilkan berbagai kesenian tradisional wilayahnya.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, mengatakan Pemkab Boyolali menyediakan hadiah uang pembinaan dengan total Rp 35 juta.
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom |
"Ini baru pertama kali digelar, temanya seni tradisi. Tujuannya untuk memberikan hiburan yang berbeda kepada masyarakat dan membranding Boyolali dengan event kesenian. Selain itu diharapkan menjadi promosi wisata untuk meningkatkan perekonomian warga dengan berbagai kuliner yang disajikan," ujar Wiwis.
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom |












































Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom