Muhaimin Jamin PKB Tak Incar Posisi Menteri Susi

Muhaimin Jamin PKB Tak Incar Posisi Menteri Susi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 21 Jul 2017 20:28 WIB
Muhaimin Jamin PKB Tak Incar Posisi Menteri Susi
Muhaimin Iskandar (Foto: Andhika Prasetia/detikcom).
Semarang - Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, getol mengritik kebijakan Menteri KKP, Susi Pujiastuti, tentang larangan penggunaan cantrang bagi nelayan. Namun Muhaimin menjamin, kritik itu tidak bermaksud ingin mengincar atau ingin melengserkan Susi dari posisi menteri.

Muhaimin Iskandar berterimakasih Susi menunda pelaksanaan peraturan soal cantrang. Namun dia berharap setelah itu Susi tetap melakukan dialog dengan nelayan yang dirugikan.

"Terimakasih ditunda, tapi kita mengimbau Bu Susi berdialog dengan para nelayan, cari titik temu," kata dia di sela Silaturahmi 'Jas Hijau' (Jangan Sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama) di UTC Hotel, Sampangan, Semarang, Jumat (21/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut Muhaimin juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan PKB soal aturan cantrang bukan bermaksud mengganggu kinerja Susi apalagi untuk melengserkannya.

"Kita tidak ingin mengganti Bu Susi, tidak ingin mengganggu Bu Susi bekerja. Tetapi Bu Susi mbok ya datang dan undang nelayan yang merasa hidupnya sengsara," lanjutnya.

Muhaimin selaku Ketua Dewan Pembina DPN Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani). Ia tidak setuju dengan aturan Kementerian KKP tentang larangan cantrang. Dia juga mengritik pelarangan penangkapan benur atau bayi lobster oleh nelayan tradisional.

Sikap Imin itu mendapat sambutan luas dari para nelayan pengguna cantrang di Tegal, Jateng. Namun demikian Bupati Tegal, Enthus Susmono, hari ini di Tegal menegaskan dukungan terhadap larangan cantrang demi kelestarian ekosistem laut.

"Untuk urusan ini saya siap tidak populer dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat itu. Ini semata-mata demi kebaikan, keberlanjutan dan masa depan perekonomian masyarakat nelayan juga," kata Enthus Susmono yang juga merupakan kader dari PKB. (alg/mbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini