BBM di Karimunjawa Menipis, Warga Diimbau Tidak Panik

BBM di Karimunjawa Menipis, Warga Diimbau Tidak Panik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 20 Jul 2017 15:35 WIB
BBM di Karimunjawa Menipis, Warga Diimbau Tidak Panik
KMP Siginjai, kapal penyeberangan ke Karimunjawa. (Foto: Dok Pertamina)
Semarang - Stok bahan bakar minyak (BBM) di kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jateng, mulai menipis. Pihak Pertamina mengimbau agar masyarakat tidak panic buying karena dipastikan pengiriman BBM akan lancar hari Jumat (21/7) besok.

Pjs Area Manager Communication nad Relation Pertamina Jawa Bagian Tengah, Muslim Dharmawan, mengatakan rencana pengiriman BBM berupa 50 KL Pertalite dan 25 KL Bio Solar hari Sabtu (15/7) lalu menggunakan kapal SPOB Salim 1449-2 dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ditunda karena ombak tinggi.

"Akibat cuaca, pengiriman ditunda karena aspek keamanan dan keselamatan hingga cuaca membaik," kata Muslim lewat keterangan persnya, Kamis (20/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Stok BBM di Pulau Karimunjawa Menipis


Kemudian hari Selasa (18/7) kapal pembawa BBM yang diberangkatkan dari Semarang tiba di perairan Karimunjawa. Namun BBM belum bisa didistribusikan karena kapal motor KMP Siginjai mengalami kerusakan. Kapal tersebut yang mendistribusikan antara kapal dan stasiun pengisian bahan bakar.

Muslim menjelaskan, hari ini pihaknya mendapat informasi KM Singinjai akan bisa kembali beroperasi hari Jumat (21/7) besok. Oleh sebab itu Pertamina mengimbau agar masyarakat tidak panik.

"Kami harap masyarakat tidak melakukan panic buying, karena Pertamina selalu mengupayakan pengiriman BBM dan BBK ke Karimunjawa," tutup Muslim.

Baca juga: Catat! Besok Anda Tidak Bisa Menyeberang ke Karimunjawa


Diberitakan sebelumnya, Camat Karimunjawa, Budi Krisnanto, membenarkan terkait terhambatnya distribusi BBM ke Karimunjawa akibat kerusakan kapal motor Singinjai.

"BBM di Karimunjawa mulai menipis. Itu karena truk tangki yang harusnya memuat BBM masih tertahan di Jepara tidak bisa menyebrang karena kapal Siginjai mengalami kerusakan," ujarnya. (mbr/mbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads