DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 17:29 WIB

Panen Tembakau Tak Pengaruhi Minat Petani Temanggung pada Narkoba

Pertiwi - detikNews
Panen Tembakau Tak Pengaruhi Minat Petani Temanggung pada Narkoba Ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna)
Temanggung - Pegawai swasta mendominasi angka pengungkapan kasus narkoba yang ditangani oleh Polres Temanggung selama dua tahun terakhir. Rata-rata, para pelaku mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan riklona.

"Meski mayoritas penduduk Temanggung merupakan petani tembakau, namun tidak ada pengguna narkoba yang berasal dari lingkungan petani tembakau," jelas Kasat Narkoba Polres Temanggung, AKP Ari Sulistyawan kepada wartawan di Mapolres Temanggung, Senin (17/7/2017).

Dia menyebutkan, tahun 2016 lalu terdapat sebanyak 17 kasus narkoba dengan 29 tersangka yang berhasil diungkap pihaknya. Sementara tahun 2017 ini, mulai bulan Januari hingga Juli, terdapat 12 kasus dengan jumlah tersangka 14 orang.

"Ada peningkatan jumlah ungkap kasus dari tahun 2016 ke tahun 2017. Seluruh pelaku merupakan pegawai swasta," kata Ari.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab peningkatan jumlah tersebut diantaranya kondisi sosial geografis, finansial, perilaku atau modus, jaringan internasional, psikologi.

"Faktor lainnya, jika aparat terus bergerak mengungkap kasus narkoba, maka para pelakunya akan cenderung tiarap. Peredaran narkoba akan bergeser ke daerah lain di sekitar Temanggung, seperti Magelang," ungkapnya.

Baca juga: Panen Tembakau Diduga Pengaruhi Angka Kasus Narkoba di Temanggung


Pernyataan Ari Sulistyawan ini adalah uraian faktor-faktor penggunaan narkoba di daerah hukum Polres Temanggung. Sebelumnya dia sempat menyebut tentang tingkat kesuksesan panen tembakau di Temanggung pada satu musim panen turut menjadi salah satu faktor penyebab tinggi atau rendahnya penggunaan narkoba.

Seperti yang terjadi tahun ini, angka pengungkapan kasus narkoba oleh Polres Temanggung mengalami peningkatan dibanding tahun 2016 lalu. Hal itu dibarengi dengan panen tembakau yang juga bagus.

"Kondisi sosial geografis dan finansial masyarakat mempengaruhi fluktuasi pengungkapan kasus narkoba. Contohnya, panen tembakau tahun 2016 lalu cenderung gagal, kondisi finansial masyarakat kurang dan berpengaruh pada rendahnya tingkat konsumsi dan peredaran narkoba," kata Ari Sulistyawan, Jumat (14/7) lalu.

Untuk tahun 2017 ini, lanjutnya, panen tembakau cenderung akan bagus, sehingga kasus narkoba diprediksi akan meningkat hingga akhir tahun nanti.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed