Aplikasi tersebut yaitu Clean and Clear SDM Polri yang hanya bisa diakses oleh orang tua maupun wali calon Taruna dan pejabat yang berwenang. Asisten SDM Mabes Polri, Irjen Pol Arief Sulistyanto, selaku ketua panitia seleksi pusat penerimaan calon anggota Polri mengatakan dengan aplikasi tersebut orang tua bisa memantau perkembangan putranya dari manapun.
"Ada aplikasi clean and clear. Orang tua bisa cek dari rumah nilai calon taruna," kata Arief saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah di Auditorium Cendrawasih, Gedung Graha Cendikia, Akpol, Semarang, Senin (17/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena langsung diumumkan, calon taruna dan orang tua bisa langsung mengetahui rekap akhirnya. Tidak akan mungkin lagi bisa 'kesana-kemari'. Kami tidak akan bisa mengubah atau diubah," tegasnya.
Kabag Penyedia Personel SSDM Polri, AKBP I Ketut Suardana, menambahkan aplikasi tersebut memang baru pertama kali diterapkan di Akpol setelah sebelumnya digunakan di Polda Sumatera Utara.
"Di Akpol baru pertama. Ini program bagus sekali, transparan," kata Ketut Suardana.
Dinamika perkembangan nilai calon taruna Akpol bisa terpantau cepat. Tidak hanya itu, aplikasi juga bisa digunakan untuk pengaduan.
"Yang bisa buka hanya orang tua atau wali dan pejabat berkewenangan. Aplikasi bisa buat proses pengaduan," tandasnya.
Untuk diketahui, proses seleksi pusat calon taruna Alpol tahun ajaran 2017 sedang berlangsung hingga 3 Agustus 2017 mendatang. Dari 365 calon taruna Akpol, akan diterima 275 orang. (alg/mbr)











































