DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 13:31 WIB

Kelas Khusus Olahraga Dibuka Perdana di SMPN 1 Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kelas Khusus Olahraga Dibuka Perdana di SMPN 1 Solo Peresmian kelas olahraga di SMPN 1 Surakarta. (Foto: Bayu Ardi/detikcom)
Solo - SMPN 1 Surakarta membuka kelas olahraga secara perdana pada tahun ajaran 2017/2018. Ada 13 cabang olahraga (cabor) yang akan diajarkan di kelas khusus yang terdiri dari 32 siswa-siswi tersebut.

Kelas khusus itu diresmikan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Senin (17/7/2017) siang. Rudy mengungkapkan kelas khusus ini merupakan rintisan untuk menjadi sekolah khusus olahraga. Saat ini kelas khusus olahraga digunakan untuk mencari bibit-bibit unggul atlet.

"Dengan adanya kelas olahraga di tingkat SMP ini kita bangun dulu mental atlet sejak kecil biar tumbuh jiwa sportivitasnya. Jangan berkelahi kalau kalah," ujarnya.

Siswa di kelas olahraga diseleksi melalui tes akademis, tes fisik, tes keterampilan, tes kesehatan dan tes psikologi. Biaya pendidikan mereka ditanggung oleh Pemerintah. Di samping itu mereka memperoleh uang saku dan fasilitas olahraga.

Rudy menekankan, meski berada di kelas khusus olahraga, para siswa harus tetap unggul dalam bidang akademis. Jangan sampai keunggulan SMPN 1 Surakarta menurun akibat adanya kelas olahraga.

"Justru harus ahli di bidang olahraga dan pandai dalam akademik. Saya juga ingatkan, jangan sampai karena bisa beladiri lalu sering berkelahi. Nanti akan saya degradasi ke kelas reguler. Semua fasilitas akan kita tarik," ungkap Rudy.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Joni Hari Sumantri, mengatakan tahun ini membuka dua kelas olahraga. Masing-masing kelas terdiri dari 32 siswa.

"Ada 13 cabang olahraga, yaitu atletik, renang, bulutangkis, tenis, tenis meja, panahan, bola voli, sepak bola, taekwondo, pencak silat, karate, anggar dan judo. Kita sudah menyeleksi pelatih untuk masing-masing cabor," kata Joni.

SMPN 1 Surakarta dipilih untuk mengelola kelas olahraga antara lain karena lokasinya yang berdekatan dengan Stadion Manahan Solo. Kompleks stadion itu akan menjadi tempat latihan para siswa.

"Pagi mereka berlatih olahraga. Kemudian lanjut pelajaran biasa. Sore hari mereka berlatih lagi," ungkap dia.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed