Peristiwa pertama terjadi pada hari Rabu, 14 Juni 2017. Peristiwa kedua pada hari Sabtu, 15 Juli 2017 yang menghanguskan belasan kapal motor.
Kebakaran yang terjadi pada bulan Juni itu terjadi di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II Juwana, sebanyak 4 kapal nelayan hangus dan tidak ada korban.
Pada kebakaran kedua terjadi di kawasan Pulau Seprapat, Kecamatan Juwana di alur Sungai Silugonggo sedikitnya 18 kapal. Sebanyak tiga orang menjadi korban. Tiga orang awak kapal mengalami luka bakar cukup serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi yang jauh menyebabkan petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api. Beberapa mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pati, PG Tangkil, PG Pakis, Pabrik Kacang Garuda dan Pemkab Rembang tidak mampu menjangkau.
"Lokasi yang sulit dan jauh. Tidak bisa terjangkau dari berada di dekat muara sungai ke arah utara dan di kanan-kiri banyak tambak milik warga," ungkap Petugas Fasilitas Pelabuhan dan Ketertiban, Kantor UPP Kecamatan Juwana, Rohmad Seno Aji.
Menurutnya upaya yang dilakukan sebatas pemindahan lokasi kapal yang tidak terbakar atau yang masih utuh untuk menjauh dari kobaran api.
"Tindakan yang diambil sebatas menjaga jarak antara kapal yang terbakar dengan kapal lainnya. Sarana dan prasarana yang kurang," katanya
Penyebab dua kebakaran diduga juga sama, yakni aktivitas pengelasan atau perbaikan kapal. Akibatnya kapal cantrang yang terbuat dari kayu itu terbakar dan merembet ke kapal lainnya karena tertambat saling berdempetan.
Beberapa kapal yang telah teridentifikasi nama pemilik kapal diantaranya,
1. Kapal motor milik Saudara Sumarno
2. Kapal motor milik Rafindo (HM Budiyono)
3. Kapal motor milik Saudara Bagong
4. Kapal motor milik PR Sukun
5. Kapal motor milik warga Ngemplak, Margoyoso, Pati
6. Kapal motor milik PT Putra Leo
7. Kapal motor milik PT Putra Leo
8. Kapal motor penumpang
9. Kapal motor cantrang
10. Kapal motor milik H. Umar, dari Desa Bendar, Juwana
11. Kapal motor milik Kades Bendar, Juwana
12. Kapal motor milik H Tomo.
Lainnya masih dalam proses identifikasi oleh kepolisian dan petugas di pelabuhan Juwana. (bgs/bgs)