Kejadian tersebut membuat para pegawai dan konsumen berlarian karena panik. Namun salah satu pegawai segera menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR) sehingga tidak terjadi kebakaran yang lebih besar.
Kapolsek Kartasura, AKP Demian Palulungan, mengatakan saat itu pegawai juga langsung menelepon pemadam kebakaran untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, menurut pengelola SPBU Ngabean, Irawan, api dan asap timbul bukan dari mesin yang sedang digunakan mengisi bahan bakar minyak.
"Itu timbul dari mesin yang sedang diperbaiki. Saat dibor tiba-tiba keluar percikan api dan asap. Jadi bukan karena kebocoran," ungkap Irawan.
Saat ini pihak SPBU masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran. Untuk sementara SPBU ditutup hingga perbaikan selesai. (bgs/bgs)











































