Mudik Lebaran, Jumlah Laka Lantas di Bantul Meningkat

Mudik Lebaran, Jumlah Laka Lantas di Bantul Meningkat

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 06 Jul 2017 20:20 WIB
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Bantul - Angka kecelakaan lalu lintas saat mudik lebaran di Bantul meningkat dibanding arus balik tahun 2016. Sebanyak 26 kasus laka lantas tercatat oleh Polres Bantul. Sementara tahun lalu di periode yang sama hanya ada 20 laka lantas.

"Tahun lalu saat arus mudik hanya ada 20 kasus kecelakaan. Tahun ini naik menjadi 26 kasus. Tapi alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa saat arus mudik tahun ini," jelas Kasat Lantas Polres Bantul AKP Imam Buchori ke wartawan, Kamis (6/7/2017).

Jalur yang kerap terjadi laka lantas di Bantul yakni Jalan Yogya-Wonosari dan Jalan Parangtritis. Dua jalan tersebut adalah jalur utama menuju objek wisata. Untuk Jalan Parangtritis adalah jalur menuju kawasan Pantai Parangtritis. Sementara Jalan Yogya-Wonosari adalah jalan utama menuju Gunungkidul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena dua jalan itu adalah jalan utama menuju objek wisata," paparnya.

Menurutnya penyebab laka lantas didominasi human error, seperti para pengendara tetap memaksakan berkendara meski kondisinya mengantuk. "Mayoritas karena human error," akunya.

Sementara untuk Jalan Imogiri-Dlingo yang juga jalan utama menuju objek wisata di kawasan Mangunan Dlingo, tidak dijumpai laka lantas saat arus mudik tahun ini. Hal ini disebabkan kepolisian dan Dinas Perhubungan sudah mengambil langkah antisipasi sebab jalur jalan tersebut sempit dan banyak tanjakan dan turunan tajam.

"Seperti kendaraan besar, bus dilarang naik ke arah Dlingo, karena jalannya curam. Sementara para bus berukuran besar, mereka diminta memarkir kendaraannya di Lapangan Imogiri," katanya. (bgs/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads