6 ASN Solo Bolos di Hari Pertama Kerja Terancam Potongan Tamsil

6 ASN Solo Bolos di Hari Pertama Kerja Terancam Potongan Tamsil

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 03 Jul 2017 15:36 WIB
6 ASN Solo Bolos di Hari Pertama Kerja Terancam Potongan Tamsil
Balai Kota Surakarta. (Foto: Muchus Budi R/detikcom)
Solo - Pemkot Surakarta akan memberikan sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang absen tanpa izin pada hari pertama usai libur lebaran. Setidaknya ada 6 ASN yang membolos.

Tim gabungan dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Surakarta dan Inspektorat Surakarta menggelar inspeksi mendadak ke kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surakarta, Senin (3/7/2017).

Kepala BKPPD, Rakhmat Sutomo, mengatakan dari 6.300-an ASN, ada 9 ASN yang tidak masuk kerja hari ini. 6 di antaranya tidak masuk tanpa izin atau membolos.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya masih mendalami alasan 6 ASN tersebut mangkir pada hari pertama bekerja. Mereka akan dimintai keterangan besok ketika masuk kerja.

"Yang pertama masing-masing OPD akan membuat berita acara pemeriksaan (BAP) kemudian baru melaporkan ke kami," kata Rakhmat kepada wartawan.

Menurutnya, 6 ASN itu bisa dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Namun kita pastikan dahulu alasan mereka tidak masuk tanpa izin. Kalau memang dalam keadaan darurat, mungkin bisa kami maklumi. Tapi kalau tidak, sanksinya tegas," ungkap dia.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengungkapkan telah mewanti-wanti ASN tidak membolos dan terlambat pada usai cuti bersama lebaran. Dia juga mengancam memberikan sanksi tegas bagi mereka yang membolos.

"Sanksinya tergantung dari tingkatan pelanggarannya. Tunjangan tambahan penghasilan (tamsil) juga siap kita potong kalau membolos," ujar wali kota. (mbr/mbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads