Kapolda: Wonosobo dan Pekalongan Punya Tradisi Lepas Balon Udara

Kapolda: Wonosobo dan Pekalongan Punya Tradisi Lepas Balon Udara

Robby Bernardi - detikNews
Minggu, 02 Jul 2017 19:06 WIB
Kapolda: Wonosobo dan Pekalongan Punya Tradisi Lepas Balon Udara
Irjen Condro Kirono memeriksa balon udara sitaan. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Pekalongan - Melepas balon udara di Jawa Tengah bukan hal baru. Tindakan tersebut sudah menjadi kebiasaan warga, terutama di Wonosobo dan Pekalongan. Namun ada juga warga yang menyadari bahaya balon udara lalu menyerahkan balon sebelum diterbangkan.

"Jadi di Jawa Tengah ada 2 wilayah yang ada tradisi menerbangkan balon udara, Wonosobo dan Pekalongan" kata Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono, saat melakukan ekspos pengamanan balon udara di Mapolres Pekalongan, Minggu (2/7/2017).

Menurut Kapolda, di Kabupaten Wonosobo acara tradisi melepas balon biasanya dilakukan pada saat lebaran. Sedangkan di Kota Pekalongan bisanya dilakukan pada saat puncak syawalan yakni tujuh hari setelah lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polres Wonosobo sudah menyita 27 (balon). Kita sudah buat 2 LT di Wonosobo. Ini kan melanggar undang-undang penerbangan dan kita telah serahkan bukti-buktinya ke Kementerian Perhubungan," katanya.

Baca juga: Terbangkan Balon Udara, Dua Warga Wonosobo Diproses Hukum

Baca juga: Rencana Pesta Balon Udara di Pekalongan Digagalkan Polisi

Kapolda juga mengatakan bahwa sebelumnya otoritas bandara juga menyampaikan informasi kepadanya tentang keberadaan balon tradisional pada ketinggian yang bisa mencapai di atas 10 ribu yang merupakan area lintasan penerbangan.

"Sebelum menimbulkan korban kita lakukan pencegahan. Kita lebih banyak melakukan tindakan persuatif, karenanya banyak juga yang menyerahkan balonnya," lanjutnya. (mbr/mbr)


Berita Terkait