Kemenag DIY Pantau Hilal dari Bukit Syekh Bela-Belu Parangtritis

Usman Hadi - detikNews
Sabtu, 24 Jun 2017 18:19 WIB
Foto: Usman Hadi/detikcom
Bantul - Kantor Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pemantauan hilal, di Pos Observasi Bulan (POB) di bukit Syekh Bela-Belu di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. Selain tim kemenag, juga ada tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.

Menurut Kasi Penyelenggara Syariah Kemenag Bantul Sugito, pengamatan hilal di DIY hanya dilakukan di POB Syekh Bela-Belu.

"Dari Kemenag DIY hanya melangsungkan pemantauan di Syekh Bela-Belu. Kalau dulu memang pernah di Patuk Gunungkidul, tapi sekarang kami fokuskan di sini," kata Sugito, Sabtu (24/6/2017).

Posisi hilal menurut perhitungan sudah 3 derajat. Namun dia tidak bisa memastikan apakah hilal di POB Syekh Bela-Belu bakal terlihat atau tidak.

"Ini kan kalau menurut perhitungan 3 derajat. Namun kalau di lokasi sini, berdasarkan pengalaman seperti awal Ramadan meski sudah 7 derajat tapi hilal belum terlihat," paparnya.

Kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Hal itu dikarenakan posisi hilal tertutup awal, sehingga tidak bisa dilihat oleh petugas.

"Tiap tahun seperti itu terus, tidak terlihat. Tapi kalau di daerah lain bisanya terlihat," lugasnya. Meski belum terlihat merujuk perhitungan, Sugito mengakui malam ini sudah masuk Bulan Syawal.

Dia mengatakan setiap golongan ada pedomannya sendiri-sendiri. Seperti Muhammadiyah kalau sudah beberapa derajat sudah masuk bulan baru, tapi kalau orang-orang NU posisi hilal harus sampai terlihat. "Melihat kondisi sekarang kemungkinan (hari raya) bisa bareng," tambahnya.

Sementara itu Kasi Data dan Informasi BMKG Yogyakarta Teguh Prasetyo menambahkan, pihaknya juga menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan hilal.

"Kami membawa teleskop, teropong, laptop, dan kami juga akan mengirimkan vidio online langsung dikirim ke Jakarta," ungkapnya. "Kami satu tim ada 5 orang," kata Teguh. (bgs/bgs)