Para nelayan kawasan Pantura yang tergabung dalam "Brexit Police Partner" atau yg populer disebut Tim Obro-obro.
Tim Obro-obro ini membantu Polri memberikan pelayanan pengaturan arus lalu lintas kepada warga masyarakat, terutama pemudik yg melintas di Brexit dan Pejagan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 50 orang nelayan yang kami rekrut untuk membantu polisi dalam mengatur lalu lintas," ujar Kapolres Brebes, AKBP Luthfie Sulistiawan kepada wartawan Jumat (23/6/2017) malam.
Puluhan nelayan diterjunkan di Jalur Pantura. Foto: Imam Suripto |
Setelah mendapatkan pelatihan, nelayan ini langsung menjalankan tugas mengatur pemudik. Tim ini mulai tugas sejak H - 2 hingga sehari menjelang lebaran. Mereka dibagi menjadi dua tim, masing masing 15 orang di eksit tok Pejagan dan 35 orang ditempatkan di jalur super sibuk Brebes timur atau BreksitSelama menjalankan tugas sejak pukul 08.00 hingga 17.00, tim ini membaur dengan anggota Polri lainnya. Mereka juga mengenakan seragam khusus berupa rompi, topi dan kaus, bantuan dari Kapolres Brebes.
Dalam melaksanakan tugasnya, mereka tampak semangat membantu petugas kepolisian saat mengatur pemudik. "Tim Obro obro ini juga ikut berperan besar sehingga arus mudik tahun ini berjalan dengan lancar," pungkasnya. (sip/sip)












































Puluhan nelayan diterjunkan di Jalur Pantura. Foto: Imam Suripto