Sejumlah titik rawan bencana longsor dan bajir tersebut tersebar di beberapa titik. Di antaranya titik rawan longsor berada di antara Pekuncen- Ajibarang, Ajibarang- Wangon, Lumbir- Wangon. Untuk wilayah rawan bencana banjir di wilayah Kemranjen dan Sumpiuh.
"Beberapa tempat di Kabuapaten Banyumas, sedang di guyur hujan. Dan tentunya ada beberapa bahaya, baik tanah longsor maupun banjir genangan. Di beberapa titik, khusunya di jalur selatan," Kata Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana ) Kabupaten Banyumas, Heriana Adi Chandra kepada wartawan, Jumat (23/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena selain rawan terdampak bencana, berkendara dalam kondisi hujan deras juga sangat membahayakan karena jarak pandang yang kurang.
"Kepada para pemuduik agar lebih berhati-hati. Agar bisa memahami situasi dan kondisi, manakala saat hujan lebat menguyur, para pemudik lebih baik berhenti dan berteduh di lokasi yang aman," ucapnya.
Menurut dia, Tagana dan BPBD Banyumas, selalu mengantisipasi adanya bencana alam pada saat pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2017. Maka dari itu pihaknya membuat posko, diantaranya di Rawalo, Wangon, Lumbir, Ajibarang dan Gumelar.
Sehingga ketika terjadi bencana, maka personil dan kelengkapan peralatan yang ada akan segera dilakukan untuk mobilisasi ke lokasi bencana. Agar tidak berdampak pada pelaksanaan arus mudik.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Stasiun Meteorologi Cilacap, perkiraan cuaca pada Jumat 23 Juni 2017 mulai pukul 19.00 WIB hingga Sabtu 24 Juni 2017 pukul 07.00 WIB, sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas berpotensi hujan ringan hingga sedang.
(sip/sip)











































