Saat dimusnahkan yang kedua, terjadi ledakan besar sehingga mengakibatkan rumah warga rusak. Meski tempat pemusnahan di RT 6/RW 3 Dukuh Sumelang itu sudah jauh dari pemukiman warga. Efek dari ledakan dirasakan warga hingga radius 3 km dari lokasi.
Tidak ada korban jiwa atau luka akibat peristiwa ini, namun Ny Tahrir (50) warga Watubarut Desa Gemeksekti harus dilarikan ke RSUD kebumen karena penyakit jantungnya kambuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah warga yang rusak diantaranya tembok rumah retak, kaca jendela, pintu, eternit dan genting rumah. Kaca jendela pecah, eternit pecah, genting rumah melorot dan terjatuh.
Salah satu warga RT 6/RW 3 Dukuh Sumedang, Gemeksekti, Samin (60) mengungkapkan getaran dari ledakan yang ditimbulkan terasa kuat sehingga eternit rumah rusak. Dia mengaku kaget begitu mengetahui eternit rumah ambrol.
Menurutnya pihak kepolisian sudah bertemu dengan dirinya maupun warga sekitar yang rumah rusak. Polisi juga bersedia mengganti kerusakan tersebut setelah dilakukan pendataan.
Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti, bersama jajaran sudah bersilaturahmi dan bertemu dengan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. (arb/bgs)











































