DetikNews
Minggu 18 Juni 2017, 20:59 WIB

Satgas Mafia Pangan Usut Perdagangan Elpiji Ilegal di Karanganyar

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Satgas Mafia Pangan Usut Perdagangan Elpiji Ilegal di Karanganyar Eko Setiawan (berpenutup muka), pelaku pegoplosan elpiji. (Foto: Bayu Ardi/detikcom)
Karanganyar - Satgas mafia pangan Polres Karanganyar mengusut perdagangan liquefied petroleum gas (LPG/elpiji) ilegal. Satu orang tersangka, Eko Setiawan, diringkus polisi di Desa Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar.

Eko ditangkap pada 13 Juni lalu, diduga memindahkan isi empat tabung elpiji bersubsidi 3 kg ke dalam satu tabung 12 kg nonsubsidi. Dengan demikian, tersangka dapat menjual elpiji bersubsidi dengan harga nonsubsidi.

"Satu tabung elpiji 3 kg dibeli seharga Rp 17 ribu. Kemudian dia jual tabung elpiji 12 kg sekitar Rp 110 ribu. Dia bisa mendapat untung Rp 47 ribu per tabung 12 kg, meskipun harganya lebih murah dari pasaran," kata Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, Minggu (18/6/2017).

Ade Safri menjelaskan proses pemindahan gas dilakukan menggunakan selang dan regulator. Prosesnya terbilang cukup berbahaya karena berisiko meledak jika terjadi kebocoran.

"Tersangka mengaku baru menjalankan aksinya dua minggu. Tapi saya yakin lebih dari itu, karena membutuhkan keahlian," ujarnya.

Eko bersama dua orang rekannya memperoleh 163 tabung elpiji dengan cara membelinya dari berbagai warung di Solo dan sekitarnya. Pembelian dilakukan secara terpisah untuk menghindari kecurigaan adanya penimbunan elpiji.

Untuk meyakinkan konsumen, Eko melakukan aksinya dengan rapi. Usai memindahkan isi elpiji, dia menutup tabung dengan segel berlapis, yakni karet dan plastik.

"Gas 12 kg kemudian dia distribusikan ke daerah Solo dan sekitarnya. Kita masih melakukan pengembangan lagi. Dua orang rekan tersangka kini masih dalam pengejaran," ungkap dia.

Tersangka dinilai melanggar UU no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU no 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal dan UU no 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed