"Warga tidak perlu resah terhadap kelangkaan gas subsidi. Distribusi gas elpiji bersubsidi dijamin lancar saat lebaran," kata Bupati Brebes di kantor Setda, Kamis (15/2017).
Menurutnya pada bulan Juni pendistribusian berjalan lancar. Sebanyak 1.392.160 gas elpiji telah disulurkan ke pangkalan-pangkalan. Penyaluran saat ini sudah mengalami kenaikan sekitar 7 persen dibanding dengan kondisi normal sejak tanggal 4 Juni 2017 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski ada tambahan kuota penyaluran, tetap dilakukan beberapa langkah antisipasi bila terjadi kekurangan, khususnya akibat terkendala distribusi. Berdasarkan pengalaman lebaran tahun lalu, distribusi akan mulai terkendala pada h-3 akibat kondisi jalan macet.
"Untuk antisipasi telah disiapkan agen dan pangkalan siaga. Pemerintah daerah selalu berkoordinasi dengan Pertamina. Bila nanti ada kekurangan akan langsung diantisipasi," katanya.
Selain stok tabung, agen dan pangkalan siaga juga menyediakan angkutan yang siap untuk mendistribusikan ke masyarakat. Sistemnya, akan diterapkan piket dan setiap minggu akan ada 6 agen dan pangkalan yang ditunjuk untuk menjadi agen dan pangkalan siaga tersebut.
Salah satu agen gas elpiji mengemukakan penambahan 7 persen untuk mengantisipasi kelangkaan gas subsidi selama lebaran sudah mencukupi. "Aman kalau ditambah hingga 7 persen untuk 17 kecamatan di Brebes, termasuk untuk setelah lebaran, H + 7," kata Ambar (51) salah satu pemilik agen elpiji di Kecamatan Brebes. (bgs/bgs)











































