Forpi Pantau PPDB di Kota Yogyakarta

Bagus Kurniawan - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 14:55 WIB
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Yogyakarta - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta memantau proses penerimaan siswa baru atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP dan SMA tahun ajaran 2017/2018. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kecurangan dalam proses penerimaan dan pelayanan.

"Kita akan terus memantau PPDB baik SMP dan SMA terutama berkaitan proses proses pendaftaran siswa jalur reguler maupun pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS)," ungkap Baharudin Kamba, Koordinator Pemantuan dan Investigasi, Forpi Kota Yogyakarta kepada detikcom di DPRD DIY, Kamis (15/6/2017).

Dia mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima pengaduan. Namun pihaknya akan menerima bila ada pengaduan atau penyampaian keluhan masyarakat berkaitan proses penerimaan siswa baru.

"Jika ada warga merasa terdiskriminasi dalam pelayanan penerimaan siswa baru, atau menemukan kecurangan dalam prosesnya, mereka dapat menyampaikan masalah itu ke Forpi," kata Bahar panggilan akrabnya.

Dia berharap proses penerimaan peserta didik baru untuk SMP di Kota Yogyakarta yang terbagi dalam dua jalur yaitu jalur untuk peserta didik dari keluarga pemegang kartu menuju sejahtera (KMS) dan jalur reguler berjalan dengan adil.

"Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta saat ini melakukan proses pendataan siswa KMS masih berlangsung, mulai tanggal 12-20 Juni 2017. Proses verifikasi harus benar-benar dilakukan dan tidak boleh asal-asalan," katanya.

Secara terpisah anggota DPRD Kota Yogyakarta Agung Damar Kusumandaru berharap pendataan siswa pemegang KMS bisa berjalan optimal dibandingkan tahun lalu. Saat ini beban Dinas Pendidikan KotaYogyakarta juga berkurang karena untuk SMA dan SMK sudah ditangani oleh Pemda DIY.

Di kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta di Jl Hayam Wuruk pendataan PPDB jalur pemegang KMS juga berjalan lancar dan tidak terjadi antrian panjang seperti tahun lalu. Pendataan PPDB pemegang KMS hanya untuk mendaftar SMP. Sedangkan untuk SMA tidak dilakukan pendataan lagi. (bgs/bgs)