Api pertama kali diketahui muncul pukul 11.00 WIB. Petugas fasilitas pelabuhan dan ketertiban pada Kantor UPP Juwana, Rochmad Seno Aji, menyebutkan api pertama kali membakar badan Kapal Motor (KM) Heng Jaya. Lantaran badan kapal yang terbuat dari kayu, api cepat menjalar ke empat kapal lainnya yang berdekatan.
Awalnya KM Heng Jaya tengah dilakukan perbaikan berupa pengelasan di rumah kemudi bagian dalam belakang kapal. Saat proses pengelasan itu, tiba-tiba terlihat kepulan asap muncul dari kamar mesin yang letaknya berada di bawah rumah kemudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 unit kapal terbakar dalam kejadian tersebut. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom) |
Petugas Syahbandar yang mendapatkan laporan dari warga kemudian berupaya untuk melakukan pemadaman api menggunakan dua buah PMK jinjing, namun tidak berhasil. Api terus membakar badan kapal hingga akhirnya menjalar ke badan kapal lainnya.
"Kapal kemudian dipisahkan dari tambatan dengan harapan agar jumlah kapal yang ikut terbakar tidak bertambah," imbuhnya.
Sekitar pukul 14.00 WIB, api berhasil dipadamkan dengan bantuan empat unit armada pemadam kebakaran, ditambah dengan delapan unit mobil tangki air bantuan warga. Diduga api muncul akibat percikan api proses pengelasan kemudi. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 8 miliar. (mbr/mbr)












































5 unit kapal terbakar dalam kejadian tersebut. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)