Deklarasi dilaksanakan di Alun-alun Kota Rembang, Selasa (13/6/2017) sore. Tidak kurang dari 250 orang itu berorasi membawa sejumlah spanduk dan poster berisi penolakan gerakan radikalisme dan mengecam tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
"Kami sepakat untuk saling menjaga dan mewujudkan situasi Kabupaten Rembang yang kondusif, aman dan damai. Selain itu, Rembang merupakan rumah bagi seluruh insan yang cinta damai," ujar Ketua Fatayat NU cabang Rembang, Raabiatul Bisyriyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi tersebut diakhiri dengan pembubuhan tanda tangan sebagai wujud ketegasan sikap anggota seluruh ormas di Kabupaten Rembang. Di sela-sela kegiatan, juga dibagikan ratusan takjil berbuka puasa bagi warga yang melintas di seputaran Alun-alun kota Rembang. (mbr/mbr)










































