Lewat Perlintasan KA yang Unik Ini, Motor Harus Dituntun

Sukma Indah Permana - detikNews
Kamis, 08 Jun 2017 14:11 WIB
Foto: Sukma Indah Permana/detikcom
Yogyakarta - Pintu perlintasan kereta api (KA) yang terletak di dekat Malioboro Yogyakarta atau di sebelah timur Stasiun KA Tugu hanya boleh dilalui pejalan kaki, sepeda dan becak. Pengendara sepeda motor tidak boleh melintas.

Namun tak sedikit pengendara yang rela menuntun motornya untuk melewati perlintasan KA ini. Saat melintas dari Jl Mangkubumi menuju Jl Malioboro agar lebih cepat dan tidak memutar lewat Jl Kleringan, pengendara memilih menuntun sepeda motornya.

Di sebelah utara pintu perlintasan KA dengan sistem geser ini sudah terpasang rambu-rambu lalu lintas dilarang melintas kecuali kendaraan tidak bermotor. Kalau pun berani, polisi yang berjaga di pos jaga selatan pintu KA akan menilangnya.

Pintu KA yang menghubungkan Jl Mangkubumi, Jl Malioboro dan Pasar Kembang, setiap hari arus lalu lintas di jalur itu tidak pernah sepi. Adanya larangan itu juga berfungsi untuk mengurangi beban kemacetan di Jalan Malioboro.

"Memang banyak juga yang menuntun motornya. Ya memang harus dituntun, karena motor tidak boleh lewat," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Eko Budiyanto saat berbincang dengan detikcom, Kamis (8/6/2017).

Tak hanya motor, becak motor atau bentor juga harus mendorong kendaraannya saat melalui pintu perlintasan ini.

Meski sudah ada rambu-rambu larangan tersebut, penarik becak yang sehari-hari mangkal di lokasi itu bercerita, masih melihat ada beberapa pengendara motor yang nekat melajukan kendaraannya di perlintasan KA ini.

"Ya ditilang, di situ kan ada pos polisi," kata Winoto sambil menunjuk pos polisi yang terletak di sebelah selatan pintu perlintasan KA. (sip/bgs)