Mayat bayi itu ditemukan di Dusun Jogonalan Kidul, RT. 05, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Rabu (24/5/2017) pagi.
Kapolsek Kasihan, Kompol Supardi di mapolsek menjelaskan orok tersebut pertama kali ditemukan warga setempat, Wagiman (54). Saat itu Wagiman hendak buang air besar, tapi sesampai di sungai dia mendapati orok mengapung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu petugas Polsek Kasihan bersama petugas Puskesmas Kasihan, dan Tim Identifikasi Polres Bantul datang ke lokasi. Hasil identifikasi dinyatakan jika orok berjenis kelamin perempuan itu telah meninggal lebih dari 24 jam saat ditemukan.
"Dari hasil pemeriksaan dinyatakan orok sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam. Usianya kurang lebih 25 minggu, jenis kelamin perempuan dengan panjang 30 centimeter," paparnya.
Polisi menduga orok tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya. Oleh karena tidak ada yang mengaku bertanggungjawab, orok tersebut setelah dilakukan identifikasi kemudian diserahkan ke warga untuk dikebumikan.
"Sudah dikebumikan oleh sama warga Jogonalan Kidul bersama Pak Dukuh," pungkasnya. (bgs/bgs)











































