Mobil sudah dievakuasi pada hari Minggu (21/5/2017) sore. Oleh anggota langsung di bawa ke rumah Andung," kata Kapolsek Jepon, AKP Joko Priyono saat dikonfirmasi, Selasa (23/5/2017).
Menurut Joko, saat dievakuasi bersama kepolisian, mobil dalam keadaan pecah ban di bagian kiri depan. Oleh warga kemudian dibantu untuk memasang ban cadangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat evakuasi kata Joko, lebar jalan yang tidak memadahi akibat banyak pepohonan di kanan dan kiri, oleh warga kemudian dibersihkan untuk membuat jalur evakuasi mobil. Sementara sopir setelah dimintai keterangan di Polsek langsung diantar pulang.
"Sopir setelah kami mintai keterangan, kemudian diantar pulang oleh anggota kami. Mobil tersebut milik pribadi dan sudah kami antar pulang ke rumahnya," katanya.
Dia menambahkan polisi memastikan, kejadian tersebut tidak mengarah pada tindakan pidana atau kriminal lainnya. Saat dicek, surat tanda nomor kendaraan sesuai dengan nama KTP sang sopir, Andung Panji Tisna.
"Kita akan mendalami sebab akibat dari kejadian ini. Tapi yang jelas kendaraan tersebut memang milik pribadi. Sopir juga tidak ditemukan indikasikan dalam pengaruh minuman keras," pungkasnya.
(bgs/bgs)











































